SEMARANG, Mediajateng.net, – Pemkot Semarang segera menyelesaikan pembangunan pangkalan truk di bekas Terminal Terboyo. Sebelum hal itu terwujud, Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta seluruh steakholder, jajaran di sekitar Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, yang tergabung dalam Asosiasi Maritim Pelabuhan Tanjung Mas, untuk terus berbenah.

Demikian disampaikan Walikota Semarang usai menghadiri acara Halal Bihalan dengan Asosiasi Maritim Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Selasa (25/6). Menurutnya, pembenahan itu dilakukan untuk menghilangkan kesan kesemrawutan dan kekumuhan terutama, di sekitar pintu gerbang utama masuk ke Pelabuhan Tanjung Mas, Kota Semarang.

“Ya! Ada satu dua kelemahan yang harus kita tutup bersama-sama. PR selain banyaknya truk yang parkir di sekitar pelabuhan, sebentar lagi akan kita tertibkan dengan selesainya pangkalan truk di bekas Terminal Terboyo,” tegas Walikota.

Selain kesan semrawut karena banyak truk yang parkir liar, Walikota yang akrab disapa Hendi itu juga meminta supaya ruas jalan, terutama di sepanjang bawah jembatan layang  (fly over) sekitar pintu masuk, agar dibersihkan dan dibebaskan dari kesan pemandangan kumuh.

“Yang kedua, kita sering kedatangan tamu-tamu (turis/wisatawan) asing lewat (kapal pesiar mewah) Cruise ya. Pada saat turun di pelabuhannya oke, tapi pada saat mereka-mereka melewati pelabuhan, kita masih dapati beberapa tempat di wilayah itu yang kumuh,” ujarnya.

Hendi mengusulkan supaya kawasan kumuh itu disulap menjadi taman-taman lampu hias yang menarik untuk dinikmati pemandangannya.

“Saya tadi sudah minta CEO-nya Pelindo ini untuk bisa bareng-bareng memperbaiki wilayah yang tidak enak dilihat untuk dipercantik dengan memperbanyak taman-taman dan lampu-lampu,” usulnya.

Jika pemandangan sekitar pintu masuk indah dan terang, Hendi menandaskan, maka angka kriminalitas di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, secara otomatis juga akan ikut menurun.

Hendi menjelaskan, pihaknya optimis dengan terus berbenah dan promosi yang gencar, maka posisi dan kondisi Pelabuhan Tanjung Emas, akan menyalip posisi dan kondisi Pelabuhan Tanjung Priok Kota Jakarta dan Tanjung Perak Kota Surabaya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Tanjungmas Semarang Ahmad Wahid menyambut baik dan mendukung penuh maksud dan tujuan Wali Kota Semarang.

“Tadi Pak Wali Kota (menyampaikan) dari sisi kebijakan sudah sangat mendukung. Kemudian dari Pelindo, CSR-nya juga akan menyiapkan CSR-nya, seperti yang diminta Pak Wali. Kami dari sisi regulator dari pelabuhan, justru itu yang kami kehendaki,” tegasnya.

Untuk pengaturan truk-truk yang parkir liar dan menjadikan sekitar Pelabuhan Tanjung Mas semrawut, Ahmad Wahid menjelaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan asosiasi pemilik maupun awak truk, dalam hal ini Organda.

Termasuk, akan membangun taman beserta lampunya yang indah di sekitar pintu masuk Pelabuhan Tanjung Mas supaya tidak terkesan semrawut dan nyaman.

“Jadi kami dorong, seluruh asosiasi yang punya truk nanti akan kami rapatkan kembali bagiaman supaya itu terwujud karena sudah ada untuk parkir sementara di lahan milik PT. IPU. Sementara kita masih mengupayakan bersih dulu disitu, bisa jadi taman, bisa jadi tempat yang nyaman,” jelasnya.

Kemudian, Ahmad Wahid menambahkan, untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warga sekitar yang menjadikan ruas jalan di bawah jembatan fly over kumuh, akan dikelola dan tidak akan dimusnahkan supaya perekonomian para pedagang dan warga semakin membaik. (ot/mj)