Semarang – mediajateng

Satresnarkoba Polrestabes Semarang telah melakukan antisipasi terhadap para pembesuk tahanan yang akan mengunjungi tahanan yang tersandung kasus Narkoba. Langkah antisipasi ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para pengedar yang akan menyelundupkan ke ruang tahanan Polrestabes Semarang.

Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Sidik Hanafi mengatakan paska penangkapan tersangka Emilia Tira Widyanata (19) warga Randusari yang ditangkap pada (4/8) lalu sekira pukul 23.00 yang saat itu menyelundupkan sabu ketika hendak besuk suaminya di ruang Tahanan Titipan (Tahti) Mapolrestabes Semarang.

” Kita akan terus mengawasi melalui petugas lapangan (resese narkoba) secara tertutup pada para pembesuk tahanan Narkoba. Petugas kita sudah hafal, jadi kalau ada yang kita curigai langsung bisa diperiksa,” tegasnya.

Hanafi menambahkan para pembesuk yang akan punya niat untuk menyelundupkan narkoba di ruang tahanan Polrestabes untuk berpikir ulang lantaran pihaknya tidak segan untuk melakukan tindakan tegas.

” dalam dua hari sekali kita lakukan razia terus menerus di ruang tahanan. Tidak ada ruang sediktpun bagi tahanan yang akan mengkinsumsi Narkoba di dalam,” pungkasnya. (MJ-303)