SEMARANG – meeiajateng.net

Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang menggerebeksebuah rumah yang digunakan sebagai bengkel perakit becak motor atau bentor di Jalan Madukoro III nomor 235 RT 04 RW 01, Krobokan, Semarang Barat. Tundakan tersebut dilakukan Senin (2/10) sekitar pukul 13.30. Sayangnya, dalam penindakan tersebut Kardono (58), pemilik rumah yang juga sebagai perakit becak modifikasi yang melanggar aturan itu melarikan diri

Petugas hanya menemukan dua orang pelanggan saat hendak mengambil dan menyewa becak yang telah dirakit Kardono. Tak hanya itu petugas yang melakukan pengecekan di bengkel tersebut juga menemukan berbagai alat dan mesin yang duduga digunakan untuk merakit dan dua bentor yang sudah siap beroperasi.

Dengan disaksikan anak pemilik rumah , petugas kemudian memasang pita Policeline di tempat usaha yang sudah berdiri belasan tahun lalu

“Untuk kepentingan pemeriksaan barang-barang yang disita dan tempat usaha kami pasang police line,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi, saat memimpin penindakan tersebut, kemarin.

IMG_20171002_223511

Terkait penindakan tersebut, alumni Akpol 2001 ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil pengembangan dari penindakan terhadap delapan bentor yang beroperasi di sekitar Pasar Bulu dan Pasar Karangayu beberapa hari sebelumnya.

“Saat kami minta keterangan para pemilik bentor itu mengaku kalau bentor tersebut diracik di bengkel milik Kardono,” ujarnya.

Pengakuan tersebut kemudian dikembangkan hingga pihaknya melakukan penelusuran dilanjutkan dengan penindakan. “Kami telurusi dan lakukan pantuan. Begitu cukup bukti penindkan langsung kami lakukan,” pungkasnya0 (MJ-303)