Grobogan, mediajateng,net-

Momentum bulan Ramadhan dimanfaatkan oleh Kantor Kemenag Kabupaten Grobogan untuk membagikan 1006 paket sembako kepada fakir miskin bersifat konsumtif dan kaum dhuafa.

Paket sembako ini berasal dari zakat mal yang terkumpul dari ASN di lingkungan Kantor Kemenag Grobogan dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan.

Pembagian paket sembako ini dibagikan serentak ke seluruh wilayah Kabupaten Grobogan, Kamis (17/5/2018). Kepala Kantor Kemenag Grobogan, Hambali, melalui Penyelenggara Syariah Kemenag Hadi Purwanto mengatakan paket sembako ini bernilai Rp 150 ribu.

‘’Tepat 1 Ramadan ini kami salurkan secara serentak. Satu paket tersebut berisi beras, minyak goreng, gula, teh, sirup dan mi instan dengan nilai total Rp 150 ribu,’’ kata tutur Hadi Purwanto.

Hadi menambahkan program penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut dari Gerakan Sadar Zakat yang dilakukan Kemenag wilayah Grobogan, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan dan Badan Zakat Nasional (Baznas) beberapa waktu lalu.

Mekanisme pendistribusian paket sembako ini, lanjut Hadi, diserahkan langsung oleh ASN yang berdomisili di dekat tempat tinggal penerima. Tentunya ini sudah didaftarkan terlebih dulu. Tiap ASN wajib menyerahkan bantuan kepada satu tetangganya yang masuk kategori penerima zakat sesuai Peraturan Badan Zakat Nasional (Perbaznas) nomor 3 tahun 2018.

‘’Kalau misalnya tetangganya punya dua yang masuk kategori, kami utamakan yang masuk dalam daftar tersebut. Data itu kami sesuaikan dengan hasil pendataan Badan Statistik, tetapi kami juga minta ASN melihat kondisinya secara langsung. Dengan begitu, penyaluran lebih tepat sasaran,’’ tambah Hadi.

Zakat Mal ini merupakan zakat profesi. Hadi menerangkan penyaluran zakat mal ini yaitu 2,5 persen dari gaji yang diterima para ASN. Dengan adanya program sadar zakat ini, secara langsung sumbangsih para ASN Kemenag dan Guru PAI ikut berkontribusi mengentaskan kemiskinan sesuai dengan program pemerintah. Pihaknya berharap adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat (Ag-Mj)