DEMAK, Mediajateng.net – Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo, mengajak seluruh lapisan masyarakat Demak agar bersama – sama menangkal hoax (berita bohong).

Terlebih menjelang pelaksanaan Pilgub Jateng 2018, banyak berita bohong yang muncul di sosial media, baik Facebook, Instragram maupun Twiter.

“Mari bersama – sama kita jaga kondusivitas, selama pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Siapapun pilihannya, kerukunan umat beragama serta persatuan dan kesatuan harus kita nomor satukan. Jangan sampai kita putus tali silaturahmi,” ujar AKBP Maesa dalam tausiyah Kamtibmas, saat safari subuh di Masjid Baitul Makmur, Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Rabu (21/3/2018) pagi.

Menurut Kapolres, dengan perkembangan teknologi saat ini, masyarakat mudah mengakses segala bentuk informasi terutama melalui media sosial. Dan menyebarnya, meskipun informasi yang diterimanya itu, belum tentu kebenarannya.

“Dapat postingan, langsung disebar.
Padahal postingan itu bisa saja mengganggu orang lain, atau postingan itu juga belum tentu betul informasinya, sehingga tanpa kita sadari hal tersebut dapat berujung pidana. Mari kita lebih bijak dalam bermedsos, ” terang Kapolres dihadapan ratusan jamaah Shalat Subuh.

Untuk itu, Polres Demak mengajak masyarakat untuk bisa menjadi warga yang cerdas dengan membiasakan diri menyaring setiap informasi yang masuk sebelum mengirim atau membagikannya ke orang lain.

“Makanya saya di sini, mengajak bapak , ibu dan hadirin semuanya untuk tidak buru buru menshare informasi yang kita terima. Alangkah baiknya, kita teliti dan pelajari semua informasi yang masuk. Mari kita bersama – sama bisa menjaga kondusivitas di Kabupaten Demak. Laporkan kepada aparat setempat jika menjumpai hoax,” kata Maesa, yang dikenal dekat dengan awak media

Ia menyebut jika isu – isu yang berasal dari informasi yang tidak jelas tersebut, sering memicu perpecahan dan konflik di kalangan masyarakat.

“Isu yang terjadi terkadang tidak signifikan kalau sudah dipolitisir dan di-blowup jadi besar. Oleh sebab itu, mari kita gunakan media sosial dengan hati – hati,” ungkapnya.

Dalam acara yang diikuti oleh para Pejabat utama Polres Demak, Imam Besar Masjid Baitul Makmur, KH. Mustofa Muskin, Ustad Nursalum S.Pd I, Ketua Takmir Masjid, Ali Shobirin S.Pd I, Drs. Muslikan, Ketua Fatayat Muslimat Hj. Umi Hanik, selain tangkal hoax, Kapolres juga menitipkan pesan agar masyarakat tertib berlalu lintas serta mengajak masyarakat untuk ikut mensukseskan Operasi Keselamatan.

“Perhatikan faktor keselamatan dalam berkendara. Hati hati di jalan dan patuhi rambu rambu lalu lintas. Selama tiga bulan ini, sudah ada tiga puluh korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas di Demak,” pungkasnya.