SEMARANG, Mediajateng.net, – Taman rekreasi tematik pertama dan terbesar di Jawa Tengah, Saloka Theme Park, menargetkan 1000 pengunjung perhari. Angka tersebut terjadi pada hari biasa, sedangkan pada high season ditargetkan sebanyak 3000 pengunjung per hari.

Menurut CEO Saloka Theme Park, David Santosa Prasetyo, meskipun Saloka sudah masuk dalam daftar Pesona Indonesia, targetnya untuk jumlah pengunjung masuk Saloka Theme Park tidak berubah. Rata-rata ada 1 juta pengunjung masuk Saloka per tahun.

“Kami terus meningkatkan pelayanan dan selalu ada wahana baru. Hal ini dilakukan untuk mendongkrak jumlah pengunjung,” katanya, Jumat (28/6).

Menteri Pariwisata, Arief Yahya pada saat meresmikan Saloka mengatakan, pihaknya menaruh harapan Saloka menjadi taman rekreasi tematik terbesar di Jawa Tengah, melengkapi daftar destinasi wisata di kawasan Joglosemar yang diproyeksikan untuk menjadi kawasan pariwisata kelas dunia.

Sementara ini, baru ada Borobudur yang sudah terdaftar dalam UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) dan Kota Lama Semarang sedang dalam proses sertifikasi.

“Kalau kita tidak disertified untuk ke Unesco, maka akan susah kita menjadi destinasi utama wisata kelas dunia. Catatan dengan adanya Saloka ini akan menambah destinasi wisata yang ada di Joglosemar karena kalau cuma 2 saja tidak cukup,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam sambutan seremonial Grand Opening Saloka Theme Park pada 22 Juni lalu.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan destinasi-destinasi wisata kawasan Joglosemar, tidak terkecuali Saloka, akan dipromosikan kepada wisatawan nasional maupun wisatawan mancenegara yang datang ke Jawa Tengah. (ot/mj)