GROBOGAN, Mediajateng.net – Suasana perayaan Natal 2019 terasa berbeda di tempat lainnya. Perayaan ini terlihat di Gereja Kristen Jawa Wolo Pepanthan Toko, Senin (24/11/2018). Ratusan umat Kristiani hadir mengikuti ibadah perayaan Natal dengan khusuk saat mendengarkan khotbah dari Pdt Cornelius Wahyu Widagdo.

Di antara ratusan umat Kristiani, hadir puluhan tamu undangan yakni dari warga Desa Toko, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. Mereka yang mayoritas beragama Muslim ikut hadir sebagai tamu undangan. Mengusung tema Kebhinekaan, Pdt Wahyu, sapaan akrabnya, mengajak umat dan tamu undangan untuk merenungkan makna Pancasila.

“Saat ini, kalau kita lihat di media sosial banyak sekali masyarakat yang saling menjatuhkan. Maka, kita sebagai warga yang baik harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan seperti yang diajarkan dalam Pancasila dan juga yang diajarkan Tuhan,” kata Pdt Wahyu.

Di tengah khotbahnya, Pdt Wahyu meminta seorang warga maju ke depan bagi yang menghapal Pancasila. Seorang ibu berkerudung ungu tua maju ke depan. Ia mengucapkan lima lima bunyi sila dengan lancar. Semua bertepuk tangan.

“Selamat, Bu. Saya akan kasih bingkisan untuk ibu. Inilah yang dinamakan menghargai keberagaman,” kata Pdt Wahyu.

Meski berjalan lancar, kegiatan tersebut tetap mendapatkan penjagaan ketat dari empat personil Polsek Penawangan.

Natal di Perbatasan Juga Dijaga Ketat

Suasana malam natal, Senin (24/11/2018) juga terasa di ujung barat daya Kabupaten Grobogan. Tepatnya di Kecamatan Kedungjati. Di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Semarang ini memang terdapat banyak gereja. Salah satunya Gereja Katolik Kristus Raja, yang terletak di Jalan Raya Kedungjati.

Sejak pukul 17.30 WIB, sekitar 70 umat Katolik sudah berdatangan untuk mengikuti Ibadah Misa Natal yang dipimpin Romo La Sadi Petrus. Mereka mengikuti ibadah tersebut dengan khidmat sembari merenungi detik-detik kelahiran Kristus ke dunia.

Penjagaan ketat dilakukan Personil Polsek Kedungjati. Hadir AKP Sapto, Kapolsek Kedungjati yang ikut memantau dan mengamankan jalannya ibadah di gereja tersebut.

“Semua berjalan aman. Meskipun wilayah Kedungjati hujan, tetapi tidak menyurutkan umat untuk beribadah ke gereja. Malam ini, hanya 1 giat di Gereja Katolik Kristus Raja. Esok hari, kami akan adakan giat di beberapa titik seperti di Gereja Kristen Jawa Kaliceret, Gereja Isa Almasih di Wonorejo, Gereja Pantekosta di Desa Prigi dan Pos Rating GIA di Dusun Padas,” ungkap AKP Sapto. (Ag-Mj)