DEMAK, Mediajateng.net – Raut muka Mbah Marni terlihat sumringah , saat menerima kunjungab Kapolres Demak , AKBP Arief Bahtiar, Jumat (18/1/2018) siang.

Ya , Mbah Marni adalah seorang janda yang hidup sebatangkara di Desa Kedondong, Kecamatan Gajah, Demak.

Bersama anggota dan perangkat desa setempat, Kapolres Bahtiar mengunjungi Mbah Marni untuk bantuan sebagai bentuk tali asih,

“Semoga tali asih ini bermanfaat dan dapat meringankan beban hidup beliau (Mbah Marni). Kalau ada yang membutuhkan pertolongan, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk membantunya, siapapun itu. Mari kita berbagi untuk sesama,” tutur AKBP Bahtiar.

Kunjungan ke rumah Mbah Marni, merupakan rangkaian dari kegiatan safari sholat Jumat yang di lakukan di Masjid Baiturrahman, Desa Kedondong, selain silaturahmi ke Pondok pesantren Asmaul Husna dan ke tempat kaum dhuafa di Desa setempat.

Sebelumnya, anggota melaporkan kepada Kapolres Bahtiar, terkait kondisi Mbah Marni yang hanya hidup sebatangkara di rumah kayu nan sempit dengan beralaskan tanah.

Mendengar itu, AKBP Bahtiar yang dikenal sebagib kapolres dermawan itu, langsung tergerak hatinya dan mengunjungi rumah Mbah Marni untuk memberikan bantuan.

Rencananya dalam waktu dekat, Kapolres Demak akan melakukan bedah rumah Mbah Marni.

“Saat kami menanyakan umurnya, beliau sudah lupa. Perhatian ini merupakan wujud Polri agar dekat dengan masyarakat. Insya Allah kami akan melakukan bedah rumah Mbah Marni,” ujarnya.

Mbah Marni sendiri juga merasa was-was , takut jika rumahnya sewaktu waktu roboh akibat diterjang angin.

Namun begitu, ia tetap nekat menempati rumahnya dan senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT termasuk rasa syukur mendapat bantun dari Kapolres Demak.

“Matur suwun pak kapolres, mugi rejekine dilancarke, ditambahi kaleh Gusti Allah. Pangkate enggal mundak dhuwur. (terimakasih pak kapolres,semoga rejekinya lancar dan diberi lebih oleh Tuhan YME. Pangkatnya segera naik,” ucap Mbah Marni.