Semarang – mediajateng.net

Petuga unit Resmob Polrestabes Semarang berhasil membongkar dan menangkap 4 orang pelaku pemalsuan uang dengan pecahan nominal Rp.50 ribu dan Rp.100 . Komplotan ini tidak hanya mengedarkan ke masyarakat tapi juga langsung membuat dan mencetak dengan cara menyablon di rumahnya. Sedangkan dari pengakuan kompkotan ini setidaknya sudah menyiapkan uang palsu sebanyak Rp.600 Juta.

Menurut Kapolretabes Semarang Kombes Abioso Seno Aji mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula di bekuknya Bernard Ronaldo Ramuri (39) warga Saptamarga IV Krapyak, Semarang Bersama Elfi Suryani (40) warga, Tingkir, Salatiga.

“Keduanya disergap oleh anggota pada hari minggu (16/4) dikawasan pasar bulu. Dari keduanya disita 12 lembar pecahan uang Rp.100 ribu palsu. Setalah dilakukan penyidikan mendalam mengerucut sebuah nama yang merupakan otak pembuatan uang palsu,” Ungkap Abi saat rilis kasus Kamis (20/4)

Lanjut Abi, dari keterangan keduanya Petugas yabg dipimpin oleh Kanit Resmob Iptu Gargarin melakukan penggerebekan di rumah Wiharto (41) di kawasan Karangroto, Genuk Semarang pada hari Senin (17/4).

” Dari rumah tersebut ditangkap dua orang masing masing Wiharto dan Bahri yang sedang melakukan pembuatan uang palsu . Disitu komplit ada seperangkat komputer dan printer serta peralatan sablon,” imbuh Abi

Dari penggerebekan tersebut petugas mendapati uang palsu pecahan Rp.50 dan Rp.100 rb yang sudah siap edar sebanyak Rp.200 juta sedangkan sekitar Rp 400 juta pecahan yang sama masih belum dipotong.(MJ-303)