SEMARANG, Mediajateng.net – Khitan merupakan syariat yang wajib dijalani setiapsetiap. Banyak hikmah yang terkandung di dalamnya. Salah satunya sebagai bentuk menyucikan diri dari kotoran atau najis. Terlebih lagi dalam waktu dekat ini, umat Islam menyongsong bulan penuh kemuliaan yakni Ramadhan.

Semangat inilah yang nampak dari perhelatan khitanan massal kerjasama Pemerintah Kota Semarang dan RSI Sultan Agung, Ahad (22/4) kemarin.

Khitanan massal itu diikuti anak-anak seusia SD dan menjadi salah satu peringatan hari jadi kota Semarang ke 471. Mewakili Walikota Semarang yang berhalangan hadir, Asisten I Setda Trijoto Sardjoko,SH,MM menyampaikan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang inginkan anaknya dikhitan.

IMG_6170

Dirut RSI Sultan Agung dr. H. Masyhudi AM, M.Kes, mengatakan khitan adalah salah satu penanda fase anak-anak menuju dewasa. Dalam syariat Islam, lanjut Masyhudi khitan adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

“Selain itu, khitan melambangkan kesucian dan kebersihan bagi seorang muslim,” paparnya.

Terkait metode khitan, Masyhudi menjelaskan sama dengan apa yang dilakukan di rumah sakit. “Meski ini adalah khitanan massal dan tidak dikenakan biaya, bukan berarti peralatan dan tekhniknya dilakukan secara sembarangan. Tetap sesuai dengan prosedur,” katanya.

Masyhudi juga meminta masyarakat yang mengikutkan anaknya dalam khitanan massal tidak risau. Karena operatornya adalah dokter dan perawat senior.