Demak, Mediajateng.net – Ribuan warga Desa Kedunguter Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak berebut gunungan dan air kembang (19/8/2017).
Antusiasme warga mengikuti rangkaian perayaan HUT RI Ke 72 ini tak tergoyah meski terik matahari menyengat.
Kegiatan karnaval digelar sebagai pembuka acara. Ribuan warga dari balita hingga lansia yang terdiri dari 13 RT menampilkan performa masing masing sesuai dengan tema yang diusung.
Lagu lagu perjuangan dan yel yel hasil kreasi para peserta dikumandangkan sepanjang jalan. Sesampai di depan panggung kehormatan berbagai atraksi sesuai tema kelompok disuguhkan di hadapan para juri.
“Baru kali ini karnaval diikuti oleh semua warga desa, mulai dari balita sampai orang tua semua ikut serta, mau ngalap berkah dari ruwat desa,” kata Sutikno (70) sesepuh desa.
Selanjutnya, masih dengan busana lengkap karnaval, para warga tumpah ruah menyerbu gunungan dan cipratan air kembang tujuh rupa yang dipercaya akan membawa berkah.
Masrukin, Kepala Desa Kedunguter Kecamatan Karangtengah Demak, menyatakan bahwa tradisi ruwatan yang bertepatan dengan peringatan HUT RI selalu diikuti oleh warga dengan harapan berkah melimpah melingkupi keluarga sepanjang tahun.
“Gunungan yang isinya hasil bumi menjadi rebutan warga, untuk ngalap berkah biar hasil panen melimpah,” ungkap Masrukin.
Sementara itu, air kembang tujuh rupa yang di dalamnya juga diisi dengan anak katak, kepiting sawah (yuyu), dan keong kecil (kraca) disiapkan oleh para sesepuh desa.
“Ini sebagai hewan hewan yang hidup di persawahan, sebagai simbol mata pencaharian warga desa Kedunguter yang mayoritas petani,” terang Masrukin sambil menyiramkan air kembang berisi hewan hewan sawah tersebut ke kerumunan warga.
Diharapkan dengan lestarinya hewan hewan sawah sebagai simbol masyarakat Kedunguter masih terus akan melestarikan komoditas pertanian dan bertahan hidup sebagai petani yang maju dan sejahtera.