Ribuan Mahasiswa USM Ikuti KKN Back To Village

SEMARANG, mediajateng.net– Sebanyak 1.354 mahasiswa Universitas Semarang (USM) dari berbagai program studi mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) “Back To Village” pada semester Genap 2019/2020 yang dimulai Senin (22/6/2020).

Dalam sambutan upacara pelepasan mahasiswa KKN secara virtual, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM ) USM Iswoyo SPt MP mengatakan KKN ini dilakukan di masing-masing domisili mahasiswa.

Kegiatan pelepasan KKN virtual ini diikuti perwakilan mahasiswa dari masing-masing program studi dan 36 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sesuai dengan program studinya. Sebelumnya, para DPL telah menerima penyegaran pada pertengahan Juni 2020.

“Sebelumnya para mahasiswa KKN USM juga mendapatkan pembekalan dari masing-masing DPL secara daring dan telah mengikuti general test, dan kami berharap semoga dengan KKN Back To Village ini bisa memberikan kemanfaatn bagi masyarakat” ungkap Iswoyo.

Sementara itu, Rektor USM Andy Kridasusila SE MM mengatakan kegiatan KKN merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh civitas akademika USM.

Pihaknya menjelaskan, saat ini dengan adanya kebijakan Pemerintah Kota Semarang terkait perpanjanagan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), USM menghormati dan mematuhi kebijakan ini, sehingga KKN saat ini dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Para mahasiswa saat melaksanakan upacara pelepasan KKN secara virtual dengan mendengarkan arahan dan imbauan Rektor USM, Andy Kridasusila.

“Konsep KKN Back To Village ini adalah dari mahasiswa oleh mahasiswa dan untuk mahasiswa agar program ini bisa memberikan manfaat dimana mahasiswa tersebut berdomisili.”

“Walaupun mahasiswa belum lulus tetapi bisa mencoba mendharma bhaktikan ilmu yang telah dipelajarinya di bangku kuliah” tambah Andy.

Pihaknya berharap adanya KKN ini, mahasiswa dapat bersinergi bersama masyarakat. Selain itu, dapat memberikan kontribusi lebih, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Dengan KKN ini mahasiswa bisa bersinergi dengan masyarakat dalam memberikan konstribusi terhadap masyarakat. Lebih-lebih dalam kondisi pandemi covid-19 ini mahasiswa bisa melakukan hal-hal terkait dengan sosialisasi protokol kesehatan sesuai dengan bidangnya” papar Andy. (50/mj)

Tinggalkan Balasan