SAMPAIKAN MATERI : Dewi Anggreini SE Menyampaikan Meteri Dalam Kegiatan Pembekalan Wisudawan ke-58 di Auditorium Ir Widjatmoko

SEMARANG, Mediajateng.net, – Sejumlah 1645 calon wisudawan Universitas Semarang (USM) mengikuti Pembekalan Wisudawan ke-58 dengan tema “Maximize Your Potensial” di Auditorium Ir Widjatmoko (19/9).

Kegiatan yang diselenggaran USM Career Alumni Center (UCAC) ini menghadirkan tiga narasumber, Ariyananda Susilo menyampaikan Kiat meningkatkat daya saing diri memenangkan persaingan dunia kerja di era revolusi industry 4.0, Dewi Anggreini SE menyampaikan Jurus Jitu Dapat Kerja, dan Drs Roestamaddi B MSi Psikolog menyaikan tentang Mampu Berkomunikasi Asertif Karir Luas Terbuka.

Dalam sambutan yang disampaikan Wakil Rektor III, Ir Supoyo MT menyampikan bahwa kegiatan ini merupakan bekal bagi para calon wisudawan ketika terjun di dunia kerja.

“Yang utama ketika terjun dalam dunia kerja adalah jalinlah komunikasi yang bagus. Selain itu tanamkan juga rasa percaya diri dan kejujuran” ujarnya.

“Kalau tiga bekal itu sudah dimiliki mau kerja dimana dan dengan siapapun, semua akan berjalan baik-baik saja” imbuhnya.

Sementara Khoirudin Skom MEng, Ketua Tracer Study mengaku bahwa Tracer study merupakan pondasi utama yang sangat memberikan pengaruh pada perguruan tinggi.

“Fungsi paling utama adalah outcome, prinsipnya kita mencari tau keberadaan alumni kita apakah sudah bekerja atau beum, kalau sudah bekerja dimana, lanjut study tidak, kalau lanjut dimana, dan berapa besar gaji yang mereka peroleh” ujarnya.

“Tentunya melalui pembekalan ini calon wisudawan kita mempunyai bekal dan terarah ketika sudah menjadi alumni sehingga mampu memberikan kontribusi dan membawa nama baik untuk USM” imbuhnya.

Dalam materinya Dewi Anggreini menekankan pada calon wisudawan untuk menguasai metode reqruitment, profesional personality dan profesi yang akan dilamar.

“Warnai diri anda dengan warna yang berbeda, semua lulusan S1 itu warnanya sama, jadi untuk bersaing dalam dunia kerja perlu kelebihan-kelebihan lainnya yang dimiliki sehingga dapat menjadi nilai plus tersendiri bagi para pelamar kerja. Upgrade kompetensi, kembangkan minsdset dan tentunya budaya attitude jangan sampai dihilangkan,” tegasnya. (ot/mj)