Brebes-Mediajateng.net

Banjir bandang yang masih menggenang sejumlah kawasan di Kabupaten Brebes, memaksa tim relawan gabungan melakukan proses evakuasi warga yang terkepung genangan air.

Tidak saja menghindarkan dari resiko penyakit, namun evakuasi dilakukan untuk meminimalisasi resiko korban jiwa akibat luapan sungai yang terjadi sejak kemarin.

Salah satu korban yang harus dievakuasi yakni Siti, nenek berusia 70 tahun tersebut dievakuasi dari rumahnya di Kota Baru Kecamatan Brebes.

“Korban dievakuasi dalam kondisi sakit karena habis operasi,” ungkap Afandi, Humas Kantor SAR Semarang.

Proses evakuasi, dilakukan dengan mengkhususkan nenek yang saat dibawa masih dalam kondisi lemas.

“Korban kita angkut dengan cara tidur dengan ditemani salahsatu keluarganya,” ungkapnya.

Setelah berhasil dievakuasi dari rumah yang masih terendam air, sang nenek oleh tim Basarnas langsung dibawa ke RSU Brebes karenasakit.

“Hingga kini tim Basarnas dibagi menjadi dua tim di banjir Brebes,” ungkapnya.

Banjir di Brebes terjadi akibat jebolnya tanggul sungai Pemali. Air bah langsung masuk ke permukiman setelah tanggul sekitar 30 meter jebol. (MJ-303)

Comments are closed.