GROBOGAN, Mediajateng.net- KPU Grobogan telah menutup pendaftaran rekruitmen calon relawan demokrasi (Relasi) pada Selasa (15/1/2019). Setelah membuka pendaftaran, pihaknya melakukan seleksi uji wawancara dengan Komisioner KPU. Seleksi tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Grobogan, Rabu (16/1/2019).

Pihak KPU akan memilih relawan yang lebih banyak aktif di dunia internet dibandingkan dari sektor bidang yang lain. Mereka yang aktif di dunia internet ini diharapkan mampu memberkan fakta-fakta untuk menangkal hoax. Hal tersebut disampaikan langsung salah seorang Komisioner KPU Grobogan bidang SDM dan Partisipasi Pemilih, Ngatiman.

“Tidak bisa dipungkiri kalau masa-masa menjelang Pemilu ini, gelombang penyebaran hoax sangat luar biasa. Tak hanya peserta Pemilu yang menjadi korban berita yang belum tentu kebenarannya tersebut. KPU juga jadi sasaran hoax. Ini yang harus kita cegah bersama,” jelas Ngatiman.

Para relawan, lanjut dia, nantinya diharapkan dapat memberikan fakta-fakta baik di akun media sosial maupun pada masyarakat langsung. Tujuannya, supaya masyarakat dapat memahami tahapan-tahapan Pemilu 2019 yang sudah berjalan dan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya, yakni April mendatang.

Relawan yang terpilih ini nanti akan memperoleh bimbingan teknis langsung dari KPU. Dalam bintek tersebut, para relawan akan mendapatkan bekal mengenai tata cara menyampaikan fakta-fakta kepada masyarakat. Tidak hanya itu, mereka juga diberi pemahaman tentang tahapan-tahapan Pemilu 2019.

Saat ini sudah terdapat 87 orang yang terdaftar menjadi relawan dan melakukan seleksi. Nantinya, 55 orang akan diambil sesuai dengan kebutuhan dan diminta melakukan sosialisasi tahapan-tahapan Pemilu 2019.

“Kami berharap, target KPU RI yaitu mampu meningkatkan partisipan sebesar 77,9 persen. Saat Pilpres 2014, Kabupaten Grobogan partisipasi masyarakat sebesar 70 persen. Maka kami perlu meningkatkan kepercayaan masyarakat supaya target nasional tercapai,” pungkas Ngatiman (Ag-MJ)