Razia Narkoba di Lapas Nusakambangan , Petugas Gabungan Sita HP dan Benda Berbahaya Lainya

0

Cilacap – mediajateng.net

Tim gabungan yang terdiri dari personil Ditresnarkoba Polda Jateng, Polres Cilacap, BNNP, dan Lapas Nusakambangan melakukan Operasi Narkoba, Rabu (29/11).

Dari 7 Lapas yang ada di Nusakambangan, Tim hanya merazia di Lapas khusus tahanan Narkotika.

Dari 200 personel yang terlibat operasi tersebut, masing-masing dibagi menjadi 3 Tim. Begitu sampai di lokasi, masing-masing Tim langsung bergerak menyebar di Blok A dan B, yang dihuni 460 orang Napi.

Mereka bergerak tanpa banyak bicara. Begitu pintu kamar Napi dibuka, petugas langsung memerintahkan para Napi keluar. Lalu mengeledah badan, lemari, kamar mandi dan tiap sudut kamar yang dihuni Napi.

Demikian juga dari Dokkes dan BNNP, mereka memeriksa Napi satu persatu. Dan melakukan tes urine terhadap mereka yang dicurigai. Tidak semua di tes urine.

WhatsApp-Image-2017-11-30-at-07.13.21-300x169

Terkait operasi tersebut, Ditresnarkoba Polda Jateng melalui Wadirresnakoba AKBP Rendra Raditya Dewayana, mengatakan bahwa operasi tersebut merupakan operasi rutin dan akan dilakukan secara rutin.

“Dari hasil operasi, petugas menemukan 3 buah HP tak bertuan di luar kamar, HP tersebut tidak ada memori cardnya”, kata Wadirresnarkoba yang saat ini HP disita untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Selain itu, bagi Napi yg tes urinnya dinyatakan positif dikembalikan ke Kalapas untuk pembinaan,” ujar Wadiresnarkoba Polda Jateng.

Barang-barang yang ditemukan petugas di kamar para napi antara lain bong, pipet dan korek api. Petugas juga menemukan HP, Bong, pisau catter, gunting kuku, pinset, potongan besi, charger Hp dan minyak tanah.

Pada operasi tersebut petugas tidak menemukan barang bukti sabu namun hasil pemeriksaan terhadap 6 napi dinyatakan postitif.

“Hal yang melegakan para Napi sangat kooperatif sehingga operasi dapat berjalan aman dan lancar, tanpa menimbulkan gesekan dengan para Napi.” pungkas Wadir

Menurut Kalapas, Napi yang dinyatakan positif hasil tes urinnya, maka akan diberi sangsi, mulai dimasukan ke dalam sel isolasi hingga dicabut hak remisinya. (MJ-303)