SEMARANG, Mediajateng.net, – Walikota Semarang Hendrar Prihadi memberi pengarahan kepada 450 karyawan Badan Layanan Umum (BLU) UPTD Trans Semarang. Pengarahan terhadap keluarga besar BLU UPTD Trans Semarang itu dilakukan di Oak Tree Emerald Semarang, Jalan Palm 6 Papandayan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Kamis (25/7).

Dalam sambutannya, Hendi sapaan akrab walikota menyampaikan bahwa Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang telah menjadi kebutuhan masyarakat Kota Semarang.

Karena itu secara khusus kepada karyawan BLU UPTD Trans Semarang terutama Petugas Tiketing Armada (PTA), dia memperingatkan agar selalu jujur dan care kepada pengguna jasa.

“Jangan sampai ditemui lagi oknum petugas yang curang dengan tidak memberi tiket kepada penumpang padahal sudah membayar. Ini tentunya akan merugikan,” tegasnya.

Hendi juga berjanji akan meningkatkan kesejahteraan karyawan berupa insentif, apabila jumlah penumpang terus meningkat sehingga pendapatan BRT Trans Semarang sendiri juga meningkat.

Selama ini menurutnya aduan masyarakat tentang petugas tiket BRT Trans Semarang masih diterimanya baik melalui media sosial maupun dari SMS Lapor Hendi.

Adapun aduan tersebut antara lain petugas yang tidak ramah, tidak bisa senyum, maupun penumpang tidak diberi tiket saat naik BRT Trans Semarang dan driver ugal-ugalan.

“Petugas tiketing sebagai pelayanan utama kepada penumpang, diharapkan bisa care, yakni ramah, senyum, sapa. Jika petugas sudah care, diharapkan penumpang akan meningkat. Terlebih lagi BRT Trans Semarang ini turut mencerminkan Kota Semarang,” ungkapnya.

Hendi melanjutkan, dengan tarif yang terjangkau BRT Trans Semarang ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam bepergian.

Dalam kegiatan Jam Pimpinan dan Pengarahan di Ballroom Oak Tree Emerald Semarang itu, Walikota Hendi juga menyerahkan penghargaan kepada tiga karyawan teladan.

Serta mendengar secara langsung suka-duka yang dialami karyawan selama bertugas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martantono, beserta jajaran.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan menyebutkan, ada tiga karyawan BRT Trans Semarang yang pada tahun ini menerima reward sebagai karyawan teladan.

“Reward karyawan teladan ini kami berikan untuk memacu kinerja karyawan bekerja lebih giat dan jujur,” tegasnya.

Ade menyebutkan kriteria karyawan teladan tersebut antara lain absensi tidak pernah izin, loyalitas dalam bekerja yaitu kalau tugas belum selesai tidak meninggalkan tempat kerja walaupun jam kerja sudah selesai.

Selain itu tidak pernah melakukan pelanggaran, komunikatif serta menerima giat dan gigih dalam bekerja, baik dalam kerjasama team maupun individu.

“Ketiga petugas teladan tersebut diambil dari tiga divisi. Masing-masing PTA bernama Dicky Firmansyah, Pengawas Armada (PA) Gama Widayana dan Petugas Ceklist Nur Hadi,” pungkasnya.(ot/mj)