DEMAK, Mediajateng.net – DPRD Kabupaten Demak kemarin menyelengarakan Rapat Paripurna dengan acara Penetapan dan Penyerahan Rekomendasi/Catatan Strategis DPRD Kabupaten Demak Terhadap Laporan Pertanggungjawaban Bupati Demak Akhir Tahun Anggaran 2018.

Rapat paripurna ini sendiri dihadiri oleh Wakil Bupati Demak Drs Joko Sutanto, dua Pimpinan DPRD yakni H Muntohar SE dan H Mustofa Bisri Slamet SE, berserta segenap Anggota DPRD, unsur FORKOPIMDA, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati Demak dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Demak.

Beberapa waktu sebelumnya bupati sudah menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Bupati Demak Akhir Tahun Anggaran 2018. Untuk selanjutnya DPRD mempelajari Laporan Pertanggungjawaban Bupati Demak tersebut terkait rekomendasi apa yang harus diberikan. Selanjutnya hasil tersebut dibeberakan dalam rapat paripurna ke 9 di aula DPRD Demak. Adapun saran terkait Rekomendasi/catatan strategis DPRD Kabupaten Demak Terhadap Laporan Pertanggungjawaban Bupati Demak Akhir Tahun Anggaran 2018 yang dibacakan oleh H Muntohar dari fraksi Gerindra adalah sebagai berikut.

Pada Bidang Ekonomi, Muntohar yang didampingi Slamet menyatakan bahwa untuk laju ekonomi sudah meningkat lebih progresif. Agar kedepannya bisa lebih serius dan konsisten dalam menyusun dan melaksanakn kebijakan pertumbuhan ekonomi.

“Antara lain dengan cara, menjaga daya beli masyarakat supaya tidak menurun, memperbaiki struktur alokasi beanja dalam APBD & menciptakan kebijakan yang ramah terhadap investor sekaligus penguatan sektor informal,” jelas Muntohar.

 

DPRD dan Pemkab Demak menandatangani penetapan dan penyerahan rekomendasi/catatan strategis DPRD Kabupaten Demak terhadap laporan pertanggungjawaban Bupati Demak akhir tahun anggaran 2018.

Kemudian pada Bidang Pertanian dan Industri Pengolahan, disebutkan oleh Muntohar agar Pemkab Demak lebih mampu dalam memperbaiki sektor prioritas yang meliputi, pertanian, kehutanan dan perikanan secara konsisten terus meningkatkan ketersediaan infrastruktur pertanian seperti irigasi, jalan usaha tani, sarana prasarana petani, permodalan, bibit unggul, pupuk dan fasilitas pemasaran hasil pertanian.

“Untuk Bidang Pendidikan, Pemkab kami harapkan bisa memberikan Ketersediaan PAUD paralel dengan tingkat kelahiran. Lalu APK untuk disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang sesuai dengan usia yang ditentukan. Pada tahun anggaran yang akan datang supaya disesuaikan dengan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional yang dianggarakan minimal 20% dari APBD,” imbuhnya kemudian.

“Selanjutnya pada bidang Kesehatan, kami melihat belum terpenuhinya dua indikator kinerja dari lima indicator. Yaitu angka kematian ibu dan Indikator Rasio rumah sakit persatuan penduduk, untuk harus terpenuhi semua,” imbuhnya didampingi Slamet.

Selanjutnya untuk urusan Perpustakaan, Muntohar juga mengharapkan agar ada peningkatan anggaran dan sasaran agar ada peningkatan minat baca yang pada akhirnya bisa meningkatkan IPM.

Terakhir untuk Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi, kami harapkan agar Pemkab Demak dapat Memberikan pelatihan kewiraswastaan pada tenaga produktif di Demak, sehingga mereka mampu mandiri dan tentunya mengurangi angka pengangguran.

Pada akhir paripurna dilakukan penadatanganan penetapan dan penyerahan rekomendasi atau catatan strategis DPRD Kabupaten Demak terhadap laporan pertanggungjawaban bupati Demak akhir tahun anggaran 2018 oleh wakil Bupati dan pimpinan dan DPRD.