Purworejo – mediajateng.net

Niat hati MU (37) warga Pituruh Kabupaten Purworejo untuk mengobati anaknya DM (16) kepada KS (49) warga Bakul Kidul Kecamatan Pituruh berakhir tragis.

DM yang sudah beberapa tahun ini mengalami sakit perut dibawa ke KS yang notabenenya mengaku dukun, ternyata MU masukan anaknya kedalam mulut buaya.

Dengan alih-alih harus menginap paling tidak 3 hari, KU bukannya mengobati DM malah menyetubui DM sampai 3 kali, berawal korban menderita sakit dibagian perut sejak umur 14 tahun kemudian disarankan oleh seseorang untuk berobat ke paranormal.

Akhirnya keluarga menyetujui DM untuk diberobatkan kepada pelaku, Senin (07/08/2017) pelaku mendatangi kerumah korban dan meyakinkan korban kalau akan dijadikan tumbal pesugihan oleh orang sementara pelaku sanggup untuk mengobatinya dengan syarat pengobatan harus dirumahnya selama tiga hari.

Dengan diantar oleh orang tua nya korban kerumah pelaku , Selama pengobatan korban diwajibkan tinggal dirumah pelaku, dan dirumah pelaku ini korban di setubui oleh pelaku sebanyak 3 kali.

Kasus ini terungkat ketika keluarga korban mendapatkan informasi kalau KS adalah dukun cabul, mendapatkan informasi tersebut Orang tua korban langsung menjemput DM dan menanyakan prilaku pelaku terhadap korban.

“Atas laporan korban, Satuan Reserse Kriminal Polres Purworejo Polda Jateng melakukan penyidikan dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya,” kata Kapolres Purworejo Akbp Satrio Wibowo saat rilis kasus Jun’at (25/8).

Pelaku saat ini sedang kita dalami pada pemeriksaanya, dan terhadap pelaku di sangkakan pasal Persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 UU RI No.35 th 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara maximal 15 tahun. (MJ-303)