SEMARANG, Mediajateng.net, – Mengajak siswa untuk peduli lingkungan bukan hanya tanggung jawab pihak sekolah. Namun kalangan swasta dan komunitas di masyarakat juga turut ambil bagian dalam mengedukasi siswa cinta untuk cinta lingkungan sejak dini.

Seperti yang dilakukan salah satu perusahaan minuman kemasan, Marimas dengan Komunitas Asa Edu dengan mengadakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk “Ecobricks Goes To School” mengajak puluhan Siswa SDN Kemijen 03 Semarang, belum lama ini.

Sebanyak 55 Siswa kelas 5 dan 6 ikut serta dalam Pelatihan Ecobricks. Pelatihan Ecobricks mengajarkan bahwa plastik bekas bisa dikelola dan dimanfaatkan sehingga tidak mencemari lingkungan.

Menurut Sudiyati, Guru Kelas 6 yang ikut mendampingi merasa bahwa kegiatan ini positif sekali, anak-anak bisa belajar memanfaatkan plastik bekas menjadi lebih berguna.

“SDN Kemijen 03 dulu sudah sempat membuat bank sampah tiap kelas tetapi sudah terhenti. Semoga dengan ecobricks ini anak-anak bisa kembali memanfaatkan plastik yang sudah tidak digunakan,” imbuhnya.

Fajri Ary Setyawan, Ketua Komunitas Asa Edu menyampaikan bahwa Siswa SDN Kemijen 03 sangat antusias dengan Pelatihan Ecobricks ini. Salah satu siswi kelas 5,Fifa Bunga menyampaikan bahwa membuat ecobricks asik, gampang tetapi capek karena harus sampai padat.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Humas Marimas Lantip Waspodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan pendidikan. Sekolah adalah tempat yang baik untuk edukasi lingkungan sejak dini.

Lantip memaparkan bahwa ecobricks ini cara paling mudah dan sederhana untuk mengajarkan bagaimana mengelola plastik. Hanya dengan memotong plastik kecil-kecil kemudian dimasukkan ke dalam botol dan padatkan dengan tongkat.
“Memang harus padat supaya bisa dirangkai untuk menjadi kursi, meja atau panggung sesuai kreatifitas masing-masing,” katanya.

Untuk selanjutnya, kegiatan Marimas Ecobricks Goes To School juga digelar di SDN Kemijen 01, SD Islam Taqwiyatul Wathon dan di SDN Kemijen 02 Semarang. (ot/mj)