Walikota Hendrar Prihadi saat melihat langsung kondisi rumah tidak layak huni yang akan direhap. Foto : Otong Fajar

SEMARANG, Mediajateng.net- Pemkot Semarang akan mengerjakan 500 proyek perumahan dengan tenaga ‘Bandung Bondowoso’.

Rumah yang tersebar di sejumlah kecamatan hanya akan dikerjakan hanya dalam waktu satu bulan.

Proyek dengan nilai Rp 7,5 miliar akan dikerjakan dengan sistim kebut dan diharapka selesai sebelum bulan April mendatang.

“Target, sebelum April kita selesaikan pembangunan 500 rumah tidak layak huni,” kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi, setelah mengawali rehap rumah milik Sugeng, pekerja bangunan yang tinggal di Rt 1 Rw 11, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Selasa (12/2).

Target pembangunan 500 rumah, merupakan program rehap rumah tidak layak huni milik warga yang di tahun 2019 akan menyelesaikan 1.162 rumah.

“Pembangunan dilaksanakan bekerjasama dengan Gapensi (Gabungan pengusaha kontruksi Indonesia),” tambahnya.

Sistim pengerjaan, kata Hendi sapaan Walikota, dilakukan dengan bantuan berupa material senilai Rp 12,5 juta dan Rp 2,5 juta untuk tukang.

Di Wilayah Pedurungan, pembangunan dilakukan di 70 rumah warga. “Diharapkan pekerjaan selesai tepat waktu. Sehingga warga bisa segera menghuni rumah yang lebih layak,” tambahnya.ot/mj