Semarang, Mediajateng.net-Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di depan Anjugan Tunai Mandiri (ATM) Samsat II Srondol, Banyumanik kota Semarang Kamis (12/1) sekira pukul 12.00.WIB Korban tewas diduga lantaran sakit karena saat di identifikasi tidak ada bekas tanda penganiayaan ditubuh pria tersebut.

Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli saat ditemui di lokasi mengatakan pria yang diduga berusia 55 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa di depan mesin Anjungan Tunai Maandiri dengan mengenakan kaos Ungu dan celana hitam dalam posisi miring.

“Tadi ada yang melihat korban sudah ada di ATM sejak pukul 08.00.WIB, seperti orang sakit, saat ditanya tempat tinggalnya hanya menjawab daerah shampookong kawasan Gedung Batu,”beber Retno

Retno Yuli menambahkan, pada pukul 12.00 WIB ada seorang ibu yang habis mengambil uang di ATM melihat korban tertidur pulas. Karena curiga ibu tersebut meminta kepada petugas samsat untuk mengecek kondisinya

“Dicek petugas Samsat ternyata sudah meninggal. Dialoorkan ke Kepala Samsat yang selanjutnya menghubungi Polsek Banyumanik,” imbuh Retno

Polsek Banyumanik selanjutnya menghubungi petugas inafis Polrestabes Semarang dan langsung melakukan olah TKP dan identifikasi korban. Tidak sitemukan bekas tanda penganiayaan dan jenazah korban langsung dinawa ke RSUP Kariadi.(MJ-303)

1 KOMENTAR

  1. viagra without a doctor prescription buy viagra online germany viabiovit.com
    viagra online usa http://viabiovit.com/
    find viagra online http://viabiovit.com/#viagra-20mg
    viagra vs beta blockersviagra triangle in chicago ilviagra pasol von downloadviagra 25mg erfahrungviagra onset timesturtle stew viagrais viagra an ace inhibitornina turner ohio viagra billviagra lozengescomponentes do viagrawho invented viagra albanianhow long viagra worksquestions and answers about viagraviagra type medicationinformation about viagra for teensviagra mahlzeitenviagra revatio differenceis there an expiration date on viagra pillsviagra efectos secundarios en mujeresnatural things like viagra

Comments are closed.