SEMARANG, Mediajateng.net – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTIK Universitas Semarang (USM) menggelar seminar dan talkshow bersama budayawan Sujiwo Tejo, Kamis (17/11).

Seminar diikuti 400 mahasiswa dari berbagai kampus pada di Auditorium USM Jl Soekarno Hatta semarang.
Selain Sujiwo Tejo, seminar yang bertemakan “Teknologi Merevolusi Kebudayaan dan SDM NKRI” juga menghadirkan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo.
Budayawan yang juga sebagai dalang, pelukis, penulis, dan pemusik ini mengawali talksow nya dengan menyanyilan lagu “Ingsun” dan mengakhiri dengan lagu “Jancuk” berkolaborasi dengan Paduan Suara Mahasiswa Sapta Gita Jaya.
Menurutnya mahasiswa tidak boleh minder dengan tradisi dan kebudayaan yang ada di Indonesia.
“Jangan minder dengan tradisi dan jangan dikira traidisi telah selesai ketika dilaksanakan orang pada zaman dulu, tapi conten-conten tradisi bisa ditafsirkan dan diterapkan nilai-nilai kebenarannya pada pada jaman sekarang” ungkap Sujiwo Tejo.
Bahkan dia berharap para dalang jangan hanya menyampaikan tentang wayang, sabetan, gamelan tetapi dalang sebaiknya belajar ilmu fisika, kimia, biologi dll agar bisa menyampaikan ke khalayak sesaui dengan perkembangan jaman.
“Misalkan dalang menyampaikan tentang pentingnya oksigen bagi kehidupan manusia, tanpa oksigen kita tidak bisa bernafas maka dalang harus belajar ilmu fisika dan kimia”, tambahnya.
Sementara Bupati Batang Yoyok mengajak mahasiswa USM untuk bersyukur dan cinta karena dilahirkan sebagai bangsa Indonesia.
Purnawirawan TNI AU ini juga menceritakan pengalamannya ketika menjabat sebagai Bupati, tidak punya bekal ilmu birokrasi namun karena semangat dan belajar dari pemimpin-pemimpin daerah yang dicintai rakyat maka dia bisa merubah Kabupaten Batang menjadi lebih maju dibanding sebelumnya.
“Untuk menjadi pemimpin perlu proses, jangan jadi pemimpin yang ingin cepet terkenal karena hanya dengan menggunakan media sosial orang bisa terkenal seketika seperti kecambah bisa tumbuh dalam waktu semalam namun mudah roboh,” ungkapnya.
Yoyok yang tampil memukau peserta tampil dengan gaya khasnya yaitu dengan mengajak foto selfie para peserta serta menyanyikan lagu Sandiwara Cinta, Terlatih Patah Hati, dan lain-lain yang diiringi groub band musik. (MJ-017)