Semarang -Mediajateng.net

Dibalik penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional 2017, Jawa Tengah sebagai tuan rumah ternyata menyimpan segudang target. Tidak sekedar ingin mengejar perolehan emas yang ditarget sebanyak 24 emas. Akan tetapi disaat sebagai tuan rumah, menurut Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Rukma Setiabudi, Jawa Tengah harus mampu menunjukkan juara sejati yang bermartabat,sportif dan jujur.

“Terlepas dapat medali atau tidak, jawa tengah harus sukses dalam penyelenggaraan POPNAS 2017, kali ini.” demikian tegas Rukma, saat berdiskusi mengangkat tema “Saatnya Jawa Tengah, Juara Popnas 2017” yang berlangsung Senin ( 11/9 ) di Hotel Semesta Semarang.

Sementara itu, dalam penyelenggaraan POPNAS 2017, Guru Besar Olahraga Universitas Negeri Semarang, Prof. dr. Tandiyo Rahayu memberikan analisa tersendiri. POPNAS justru harus menjadi evaluasi pembinaan siswa berprestasi dibidang olahraga di usia emas.

“Sudah tepat atau tidak tepatkah pembinaan siswa calon atlet – atlet selama ini.Jika tidak, harus dicarikan formula yang pas. Agar bakat – bakat mereka empat hingga lima tahun kedepan tidak akan hilang begitu saja.” Tambahnya

Membicarakan bakat siswa berprestasi di bidang olahraga, menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah, Urip Sihabudin tengah menjadi keseriusan pemerintah. Bersama pemerintah pusat, pihaknya masih berupaya melakukan pembahasan terkait pembangunan sekolah khusus olahraga. Dari pembahasan tersebut, belum muncul kesepakatan apakah akan dibangun khusus untuk tingkatan menengah pertama atau menengah kejuruan.

“Kami dari pemerintah Jawa Tengah, sangat menginginkan dua – duanya, baik tingkat SMP maupun SMK. Lima daerah , mulai dari Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Solo, telah siap menjadi alokasi adanya sekolah khusus olahraga tersebut.” tutup Urip (MJ-202)