Wonogiri — mediajateng.net

Dalam beberapa waktu terakhir ini tempat penggilingan padi disinyalir melakukan beberapa penimbunan bahan pangan berupa beras. Ulah tak bertanggung jawab itu kerap kali menjadi faktor utama penyebab tidak stabilnya harga beras yang ada dipasaran, terutama pasca Hari Raya Idul Fitri seperti ini.

Guna memastikan hal itu tidak terjadi di Kabupaten Wonogiri, sejumlah aparat dari jajaran Polsek Selogiri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi penggilingan padi. Hasilnya, aparat yang melakukan penyisiran tidak menemukan indikasi hal itu. Pihaknya meyakinkan kepada masyarakat hingga saat ini stok beras di Kabupaten Wonogiri masih aman.

Sidak yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Selogiri, Iptu Rudi Sujatmiko, serta anggota Bhabinkamtibmas Aipda Surono dan Briptu Jatmika menyasar di penggilingan padi milik H.Mulyadi Dusun Krompakan Rt.02/03, Desa Pule, Kecamatan Selogiri. Meski tidak menemukan adanya penimbunan, pihak kepolisian tetap memberikan instruksi kepada pemilik untuk pencegahan dini.

“Stok beras dipenggilingan ini masih cukup. Tidak hanya itu, kwalitas beras sendiri masih terbilang bagus dan tidak ada penimbunan,” ujar Kapolsek Selogiri AKP Sentot dalam rikis yang dikirim ke mediajateng.net minggu (9/7)

Lebih lanjut diungkapkan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sesuai dengan instruksi dari Kapolsek setempat. Kegiatan guna mengantisipasi hal itu juga akan dilakukan ke sejumlah tempat penggilingan padi lainnya, apabila upaya itu tetap nekat dilakukan oleh beberapa pengusaha penggilingan, pihaknya menegaskan tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi yang berat.

“Upaya ini dalam rangka mengatasi terjadinya kelangkaan pangan khususnya beras yang dilakukan oleh pelaku usaha,” pungkasnya (MJ-303)