Semarang – mediajateng.net

Petugas Unit Reskrim Polsek Gunungpati berhasik membekuk Pelaku spesialis pencurian di tempat kos-kosan mahasiswa Universitas Negeri Semarang di kawasan Sekaran Gunungpati Semarang. Pelaku yang juga merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polrestabes Bandung dan Polres Cimahi terpaksa ditembak kakinya saat berusaha kabur.

Kapolsek Gunungpati AKP Budi Abadi menyebut Pelaku bernama Andri Muslim (28) warga asli kelurahan Babakan Taogong, kecamatan Bojongloa Keler, kota Bandung ditangkap dalam sebuah penggrebekan di indekosnya di kota Cimahi, Jawa barat pada hari Minggu (26/11) sekira pukul 10.00

” kita sergap dalam pelarianya di kota Cimahi, Jawa Barat. Sebelumnya kita datangi indekosnya di perum Pasadena, Semarang dan mendapat informasi kalau pelaku lari di Cimahi,”ungkap AKP Budi Abadi dalam rilisnya Senin (27/11).

Budi Abadi mebambahkan dalan pengakuanya Andri ini setidaknya sudah melakaun pencurian di 13 lokasi. Hampir semua lokasi yang dia incar adalah temoat kos-kosan mahasiswa. Kali terakhir pelaku ini beraksi di kontrakan yang dihuni 9 mahasiswa di gang Manggis, Sekaran, Gunungpati pada 20 Oktober 2017 silam

” saat itu pelaku memanfaatkan sutuasi saat penghuni sedang melakukan sholat Jum’at. Pelaku mengambil kunci yang diletakan si ventilasi atas pintu,” imbuhnya.

Untuk menyamarkan aksinya pelaku ini berjualan pakaian keliling selama 6 bulan di kota Semarang terutama di kawasan indekos mahasiswa. dari hasil mencuri Andri setidaknya sudah mendapatkan 15 laptop dan puluhan telpon genggam .

” saya jual di Bandung barangnya mas, satu laptop saya jual antara Rp.1,3 – 1,5 juta. Hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari,”ungkapnya.

Selain menangkap pelaku, Polisi juga mrngamnkan barang bukti beruoa 10 laptop, HP, tas punggung dan sebuah sepeda motor yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya. Prlaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (303)