Klaten – mediajateng.net

Jajaran Satresnarkoba Polres Klaten telah berhasil mengamankan 6 orang tersangka pengedar maupun penyalahguna narkotika golongan I jenis sabu dan pil (trihex & hexymer) dalam kurun waktu satu bulan.

6 tersangka terdiri dari 4 Laporan Polisi, dimana 5 pelaku terkait pengedar maupun penyalahguna narkoba jenis sabu, dan seorang menyimpan berbagai pil jenis trihex maupun hexymer, semua tersangka ini diamankan di tempat dan waktu yang berbeda, satu merupakan hasil pengembangan kasus sebelumnya.

Hasilnya pun tak main-main, setidaknya ada 1 ons (100 gr) sabu, 14 klip plastic kecil sabu yang telah dipaketkan, 1.620 butir pil trihexyphenidyl, 20 butir pil hexymer berhasil diamankan satuan narkoba Polres Klaten.

Hal itu disampaikan Kapolres Klaten AKBP M. Darwis, pada saat gelar perkara kepada awak media di Lobi Polres Klaten, Selasa (29/8/2017) siang.

“Tersangka sudah kami amankan beserta barang bukti. Ini merupakan penangkapan terbesar se-Solo raya, kami tengarai ini adalah jaringan, karena ditemukan alat timbang pula di TKP” beber Kapolres Klaten.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa peralatan hisap, handphone dan sejumlah uang hasil penjualan.

Menurut Kapolres, tersangka sabu ini merupakan seorang residivis, Ia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang napi di Lapas Nusakambangan.

“Para tersangka ini hanya menjalankan perintah dari narapidana untuk mengambil dan menjual kepada langganan mereka, saat ini pihak kami terus berkoordinasi dengan pihak Polres Cilacap” tukas Kapolres.

Akibat perbuatan tersebut, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat(1) subsider 112 ayat(1) UU RI No. 35 Th. 2009 ttg Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan pasal 196 subsider pasal 197 UU RI No.36 TH.2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman setidkanya 12 tahun penjara (MJ-303)