Blora – mediajateng.net

Dalam rangka Operasi Cipta Kondisi menjelang datangnya bulan suci Ramadan, sejumlah lokasi kos-kosan, perhotelan serta tempat hiburan malam dirazia oleh aparat gabungan yang terdiri dari Polres Blora dan Satpol PP Blora. Operasi dimaksudkan sebagai upaya mengantisipasi hal-hal yang akan menganggu dan menghambat kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa Sabtu (27/5) dinihari.

Dengan dipimpin Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda, tim gabungan Polres Blora bersama Sat Pol PP menyisir wilayah perkotaan. Seperti di tempat Kos Puri Nabila, Jl Nusantara Jetis Blora. Kemudian juga di tiga cafe karaoke yang ada di Kota Blora. Cafe Karaoke Beat di Jl Gunung Lawu, Tempelan Blora, Cafe Waru Kembar juga di Jl Gunung Lawu, serta di Cafe Black Box komplek GOR Mustika Blora.

“Awal Ramadan situasi kamtibmas yang kondusif harus benar-benar terwujud, termasuk tempat hiburan malam juga harus tutup untuk menghormati bulan suci ramadhan, saling menjaga dan toleran,” kata I Gede Arda.

Di cafe dilakukan pendataan kepada pemandu karaoke, serta melakukan pengecekan dokumen apakah memiliki dokumen resmi atau tidak. Serta memberikan imbauan agar saat bulan Ramadhan tempat hiburan malam harus tutup total. Di Cafe Waru Kembar ditemukan ada delapan PK, sedangkan di cafe black box saat ini sudah tutup dan menurut informasi direncanakan akan pindah tempat.

Berdasarkan Pasal 44 ayat (4) Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan bahwa setiap usaha Karaoke dilarang beroperasional pada bulan Ramadhan.

“Jika ada yang melanggar maka nanti akan ditindak tegas oleh aparat, untuk seluruh pengelola dan pelaku tempat hiburan malam harus mematuhi aturan yang ada khususnya saat bulan puasa,” tegasnya. (MJ-303)