Demak, Mediajateng.net – Siang itu cuaca di Kota Demak cukup terik,  namun tidak menyuruttkan langkah Sumari (64) Warga Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, untuk mendatangi Kantor DPRD Demak,  Selasa (25/10/2016).

Bersama saudaranya Yusuf Mukti (47), dia mengadukan kepada wakil rakyat,  terkait tanah milik almarhum orang tuanya Mukti Dulatif yang di tempati untuk SDN 1  Karangasem dan Kantor Desa Karangasem.

Kedua ahli Waris almarhum Mukti Dulatif itu ditemui langsung Ketua Komisi A DPRD Demak, Sunari.

Kepada politisi Golkar itu,  mereka meminta ganti rugi tanah hak miliknya yang telah belasan tahun ditempati bangunan SD dan Kantor Desa itu.

”Tuntutan kami hanya satu, tanah yang digunakan untuk SD dan kantor desa itu segera diganti,” ujar Sumari.

Sumari mengisahkan, semasa ayahnya menjabat kepala desa pada tahun 1964 , tanah C 568 / persil 23 / DII / 0.290 digunakan untuk SD. Setelah pensiun di tahun 1975, dua tahun kemudian di tahun 1977 tanah C 194 / persil 50 / DII / 0.50 digunakan untuk kantor desa.

Di tahun 2010 pemerintah desa memutuskan sepihak untuk menyerahkan tanah milik orang tuanya yang hingga saat ini masih ditempati SD dan kantor desa.

“Ini sama saja merampas hak kami secara paksa. Untuk itu kami akan terus berjuang untuk meminta dan mempertahankan hak atas tanah itu,” ujarnya.
Ketua Komisi A DPRD Demak,  Sunari,  mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang pihak pihak terkait, bila perlu ada pembentukan tim yang akan mengusut kasus itu. Harapannya, warga masyarakat yang kehilangan hak-haknya bisa menemukan hak itu kembali.

”Bila itu benar miliknya warga ya harus diganti atau dikembalikan,” kata Sunari. (MJ-045)

2 KOMENTAR

Comments are closed.