Semarang-mediajateng

Pedagang Kali Lima di Kawasan Barito Semarang masih berharap tetap dapat bertahan berjualan di lokasi tersebut, terutama di kawasan lahan yang tidak terkena dampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur.

Sebagai pihak berwenang, Balai PSDA Jragung Tuntang, yang memiliki kewenangan menentukan site plan, untuk segera terbuka menentukan lahan mana saja yang akan terkena dampak , baik secara langsung maupun tidak langsung. Ketua Paguyuban PKL Barito khususnya di blok A dan F, Yulianto mengatakan sangat berharap ada solusi yang terbaik selain direlokasi.

“Sosialisasi terkait dengan relokasi PKL yang terkena dampak proyek normalisasi BKT, baru sekali dilakukan. Belum jelas apakah PKL Barito akan terkena dampak, karena dalam sosialisasi kali ini hanya melibatkan Dinas Perdagangan Kota Semarang,”katanya

PKL Barito merupakan pusat perdagangan yang menjadi ikon besar di kota Semarang sebagai rujukan kebutuhan khusus barang-barang onderdil dan mesin. Pedagang setuju jika keberadaan Barito dibenahi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan saat ini baru melakukan sosialisasi kepada para PKL di 9 kelurahan dari 12 kelurahan yang menjadi sasaran (MJ-202)

Comments are closed.