DEMAK, Mediajateng.net – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Demak, menargetkan perolehan kursi PKB dalam pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang minimal 12 kursi.

Jumlah tersebut naik tiga kursi dibanding Pileg 2014 lalu, di mana partai berlambang bola dunia itu memperoleh sembilan kursi di legislatif.

“Kami targerkan 12 kursi. Itu artinya, ada 2 – 3 wakil PKB yang menjadi wakil rakyat, di setiap dapilnya. Insya Allah, kami optimistis dapat mewujudkan semua itu,” kata Munhamir, Ketua DPC PKB Kabupaten Demak, saat acara verifikasi partai oleh KPU Demak, di Kantor DPC PKB Demak, Jalan Sultan Hadiwijaya, kemarin.

Di sela menerima tim verifikasi faktual KPU Demak, Munhamir menyampaikan bahwa, mendapatkan predikat ‘memenuhi syarat’ (MS) bagi partai lawas seperti PKB bukan hal yang sulit.

Namun demikian, upaya tertib administrasi tetap dilakukan DPC PKB Demak sejak awal, sehingga memperlancar persiapan tahapan pemilu berikutnya. Termasuk melaksanakan strategi melaunching pendaftaran bakal calon anggota legislatif (caleg) sejak dini.

“Curi start ini dilakukan, agar kami mempunyai cukup waktu untuk mempersiapkan para petarung kita,” ujarnya.

Di Kabupaten Demak, hampir 90 persen penduduknya merupakan warga Nahdliyin, yang mayoritas pedukung PKB.

Demak merupakan salah satu lumbung suara PKB di Jawa Tengah. Pada pileg 2014 lalu, PKB Demak sebagai pemenang pemilu, mendapatkan suara sebanyak 114.742 suara atau 14 persen suara.

“Kami yakin, target 12 kursi itu, akan terwujud jika semua kader PKB mendukung, bekerja keras serta berjuang bersama partai, ” imbuh Sekretaris DPC PKB Kabupaten Demak, Zayinul Fatah.

Untuk mendapatkan penambahan tiga kursi tersebut, sambung Fatah, tentunya membutuhkan suara yang tidak sedikit. Oleh karena itu para fighter atau petarung tangguh harus diseleksi sejak dini , sehingga saat berlaga pada kancah politik 2019 nanti, benar-benar memiliki power.

“Kita sudah berkomunikasi dengan sejumlah tokoh, baik kalangan pengusaha maupun akademisi yang dinilai cukup capable dan memiliki kekuatan untuk memenangkan PKB pada pileg tahun depan,” terangnya.

Terpisah, Ketua KPU Demak , Mahmudi menyampaikan, verifikasi faktual merupakan bagian dari tahapan Pileg 2019, setelah DPC PKB Kabupaten Demak dinyatakan memenuhi syarat pada tahap verifikasi administrasi.

Sesuai PKPU Nomor 6 tahun 2018, metode yang digunakan dengan verifikasi sampling 5 persen dari total anggota.

“Hasilnya akan diserahkan pada 2 Februari mendatang. Jika belum MS bisa dilakukan perbaikan, hingga 5 Februari. Sehingga keesokan harinya bisa dilakukan verifikasi hasil perbaikan,” ujarnya.