Petugas Lapas Kedungpane Gagalkan Penyelundupan 42 Paket Sabu Dari Pembesuk

0

Semarang – mediajateng.net

Petugas layanan kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang atau lebih dikenal dengan Kedungpane, Demak Silaban , berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas, Selasa (11/4) sekira pukul 10.20. Petugas mendapati 42 paket sabu yang dimasukan ke dalam bungkus rokok yang disembunyikan dipaha pembesuk.

Dari keterangan Kalapas kelas 1 Semarang Kanwil Kemenkumham Wilayah Jateng, Taufiqurahman mengungkapkan, kejadian berawal pada saat pengunjung wanita bercadar bernama Lusiana Alias Dewi Novianti yang rencana akan membesuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bernama Fajar Hidayat sesuai yang tertera dalam formulir kunjungan. Namun nama tersebut menurut Taufik diduga Anonim alias palsu.
“Setelah melewati penggeledahan badan dan barang, Lusiana kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 42 paket dalam klip plastik putih dalam bungkusan rokok dan dimasukan dalam dompet serta disembunyikan di paha,”ungkap Taufiq

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas lapas, Lusiana merupakan istri dari Erwin Sindu Aditama yang saat ini mendekam di Lapas Semarang. Dia di Vonis 5 tahun penjara dalam kasus Narkoba.

Selanjutnya Kalapas Semarang, Taufiqurrakhman langsung memerintahkan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) serta Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban untuk menghubungi Kepolisian Sektor (Polsek) Ngaliyan untuk segera ditindaklanjuti.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ngaliyan, AKP Muhamad Bahrin datang ke Lapas Semarang untuk melakukan pemeriksaan dan serah terima barang bukti dan pelaku penyelundupan.

Sementara itu saat dikonfirmasi Direktur Resese Narkoba Polda Jateng Kombes Krisno H Siregar mengatakan bahwa ada pelimpahan penyelundupan 42 paket Sabu dari Lapas .

“Benar ada pelimpahan. Tadi oleh lapas Polsek Ngalian yang menerima. Ini langsung kita ambil alih untuk pendalaman dan pengembangan kasusnya,”

Krisno menambahkan bahwa pihaknya akan menggali lebih dalam kepada pembesuk yang bernama Lusiana alias Dewi Novianti, lantaran nama tersebut pernah muncul saat pengungkapan penyelundupan 69 paket sabu yang disimpan di Kapstok dan Salib saat berada di Pos Pengamanan Wijaya Pura Nusakambangan pada awal Maret 2017 lalu. (MJ-303)