Purbalingga – mediajateng.net

Anggota Polsek Karangannyar mendatangi lokasi ditemukannya petasan yang ditinggal pemiliknya karena menyala dan meledak saat dibawa di jalan raya Karanganyar tepatnya depan Puskesmas, Jumat (2/6/2017).

Kapolsek Karanganyar AKP Nur Susalit mengatakan bahwa atas dasar laporan warga, pihaknya mendatangi lokasi ditemukannya petasan yang sebagian telah meledak. Petasan tersebut dalam keranjang kotak yang biasa dipakai untuk membawa barang dengan sepeda motor. Petasan yang meledak adalah petasan kecil jenis korek api.

“Tidak diketahui siapa pemilik petasan tersebut, diduga milik penjual petasan yang saat itu melintas di lokasi. Namun akibat petasan menyala dengan sendirinya, pembawa petasan panik dan takut kemudian pergi meninggalkan keranjang dagangan yang berisi petasan tersebut,jelas kapolsek.

Menurut keterangan saksi Sucipto, warga Desa Karanganyar RT 1 RW 2, yang saat itu sedang di depan rumahnya, tiba-tiba mendengar bunyi ledakan petasan di jalan raya. Saat dilihat, tampak petasan dalam keranjang dagangan sudah menyala dan meledak. Namun tidak melihat siapa pemiliknya, hanya saja ada sepeda motor yang tampak meninggalkan lokasi saat petasan meledak.

Petugas selanjutnya mengamankan sisa petasan yang belum meledak beserta tempatnya ke Polsek Karanganyar. Sesampainya di polsek, petasan kemudian direndam dengan air untuk menghilangkan efek ledakan. Selanjutnya sisa rendaman dimusnahkan dengan cara dikubur.

Kapolsek menambahkan, pihaknya memerintahkan kepada seluruh anggotanya agar meningkatkan patroli guna mengantisipasi adanya peredaran petasan pada bulan Ramadhan ini. Karena selain berbahaya juga dapat menganggu ibadah umat Islam.

“Diimbau kepada masyarakat agar tidak membuat, mengedarkan dan atau memperdagangkan petasan karena selain membahayakan juga dapat dikenakan sanksi. Kepada orang tua juga harus mengawasi aktivitas anaknya agar tidak bermain petasan,” pungkasnya.(MJ-303)