GROBOGAN-Mediajateng.net

Penjudi Cap Jikie ditangkap jajaran Sat Reskrim Polres Grobogan.
Penangkapan, dilakukan saat mereka melakukan transaksi jual beli judi Cap Jikie disela merontokan padi atau Ngedos di lokasi persawahan.

Kapolres AKBP Agusman Gurning didampingi Kasat Reskrim AKP Eko Adi Pramono menjelaskan, jajaran meringkus tiga warga Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon yang kedapatan terlibat dalam masalah perjudian jenis capjiki, Senin (27/2).

Transaksi, dilakukan di lokasi ngedos tidak jauh dari warung. Dari tiga orang ini, dua orang diantaranya tertangkap basah saat bertransaksi judi di sebuah warung di areal persawahan di luar dusun tersebut. Masing-masing, Suyut (54), pemilik warung yang bertindak selaku penjual atau tambang dan Sukar (47), selaku pembeli.

Dari penangkapan keduanya, akhirnya muncul satu nama lagi. Yakni, Sukarman (49) selaku pengepul atau agen judi. Ketiganya, kemudian digelandang petugas ke Mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Bersama pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti perjudian. Antara lain, uang tunai Rp 460 ribu yang merupakan omzet penjualan cap jikie putaran ketiga dan laba putaran kedua sebesar Rp 60 ribu,

Bersama tersangka, petugas juga mengamankan kupon rekapan judi, satu set karbon, alat tulis, dan tiga unit HP.
Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono menyatakan, penangkapan pelaku perjudian itu berkat adanya informasi dari masyarakat. Dimana, ada masyarakat yang menyebutkan jika di warung pinggiran sawah dipakai untuk bertransaksi judi jenis Cap Jikie.

“Dari informasi ini, kemudian anggota memantau lokasi selama beberapa hari. Benar adanya dan akhirnya pelaku perjudian berhasil kita amankan berikut barang buktinya. Kasus ini masih kita kembangkan lebih lanjut,” katanya.

Para pelaku perjudian itu selanjutnya akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian. Jika nantinya terbukti, pelaku bisa terancam hukuman paling lama hingga 10 tahun.(MJ-505)

Comments are closed.