Semarang- mediajateng.net

Sabu seberat 11 gram yang berasal dari Taiwan Terendus oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah . Pengiriman paket barang yang diselipkan itu dikirim oleh seorang TKW berinisial M yang ditujukan kepada suaminya di Pati.

Kasus pengiriman sabu ini terungkap setelah paket yang berisi dua teh china yang diselipkan sabu itu terlacak okeh bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Jateng DIY. Paket ini dikirim oleh M yang beralamat di Jhong-Jheng Rd, Neipu, Town Ship, Pingtung Tounty, No 152 Taiwan.

Dari keterangan Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Untung Basuki mengatakan, pada Senin (19/6), tim bidang P2 melakukan koordinasi dengan petugas BNNP Jateng untuk melakukan penyelidikan. Kemudian tim gabungan meluncur ke Kantor Pos Gembong, Pati.

“Paket ditujukan ke MDS warga Dusun Bremi, Gembong, Pati,” tandas Untung saat rilis kasus di kantornya, Rabu (21/6).

Untung menambahkan, Selasa (20/6), sekitar pukul 12.15, datang seorang pria datang dan mengambil paket tersebut. Setelah jelas, petugas langsung membekuknya, ketika digeledah, paket itu berisi sabu seberat 11 gram yang diselipkan di bungkus teh.

Sementara itu Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agud Heru menambahkan setelah dilakukan penyelidikan terhadap MDS, pelaku adalah suami dari M srsangkan MDS berprofesi sebagai petani.

“Mengenai narkoba untuk apa, masih kita dalami,” tambahnya.

Terkait paket yang dikirim, dia menilai bahwa paket tersebut adalah legal. Berarti kemungkinan besar, pihak atau petugas pengirim paket tersebut mengetahui jika di dalam paket ada narkotika.(MJ-303)