Mahasiswa USM saat mendokumentasikan diri paska memborong emas dalam event Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open 2019 Tingkat Nasional Asia Eropa di Gor Padjajaran dan Gor Tri Lomba Juang Bandung baru-baru ini. Foto : Dok/USM

SEMARANG, Mediajateng.net-

Pembinaan kampus akan prestasi non akademis terus menjadi salahsatu langkah yang dilakukan Universitas Semarang (USM).

Salah satunya dibuktikan sejumlah mahasiswa Universitas Semarang (USM) yang kembali menorehkan prestasi diajang lomba tingkan nasional.

Lagi-lagi berhasil meraih lima emas di Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open 2019 Tingkat Nasional Asia Eropa di Gor Padjajaran dan Gor Tri Lomba Juang Bandung baru-baru ini.

Kejuaran Pencak Silat Paku Bumi Open VI 2019 yang diikuti 3.019 lebih peserta dengan kategori laga dan seni tunggal antar pelajar SD, SMP, SMA dan Mahasiswa.

Dari USM, medali emas diraih Achmad Aziz dalam Kategori Tanding Kelas C Putra, Sri Risqi Annisa Kategori Tanding Kelas A Putri, Rayvaldo Simanihuruk Kategori Tanding Kelas A Putra, Nur Ismatul Zulfa Kategori Tanding Kelas B Putri, dan Putra Reza Ramadhan kategori tanding kelas A putra.

Selain itu, USM juga meraih dua perak dan dua perunggu. Medali Perak diraih oleh Wahyu Hendra Laksana Kategori Seni Tunggal Putra dan Rika Rahmawati Kategori Tanding Kelas B Putri.

Sementara medali perunggu diraih Yaumul Kholifah dalam Kategori Seni Tunggal Putri dan Satria Elang Maulana Kategori Tanding Kelas B Putra.

Ketua UKM Pencak Silat USM Yaumul Kholifah mengungkapkan sebelum kejuaraan Paku Bumi Open 2019para atlet diketatkan melakukan persiapan seminggu tiga kali berturut – turut di USM yang dilatih Liswandi SE.

“Terbayar sudah letih yang kami rasa dan dapat membawa pulang mendali seperti yang diharapkan. Bangga punya atlet seperti mereka semoga ukm pencak silat dapat melahirkan atlet-atlet yang terbaik untuk universitas ” tambahnya.

“Semoga bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi dan bisa membanggakan kedua orang tua saya serta mengharumkan nama almamater yaitu Universitas Semarang Tercinta,” ungkap Ismatul Zulfa.

Sementara Rektor USM Andy Kridasusila mengatakan bahwa USM akan selalau mendukung mahasiswa untuk berprestasi dengan mensupport untuk latihan rutin serta support mengikuti kejuaraan.

“USM akan selalu support para mahasiswa atlet untuk selalu berlatih, dan mengirimkan ke kejuaraan- kejuaraan, dengan demikian, hasil latihan dapat di evaluasi usai berlaga,” ungkap Andy.

“Mahasiswa atlet USM mampu menghasilkan prestasi terbaik dengan komitmen yg tinggi unuk berlatih, disiplin serta menampilkan performance yang terjaga saat berlaga. Passion tentu sja akan menjadi modal utama utk berprestasi,” tambanya.mj/Ot