GROBOGAN, Mediajateng.net- Momen HUT Grobogan ke 292 dilangsungkan upacara di Alun-alun Purwodadi. tidak saja seremonial, namun momentum HUT daerah asal para Raja Tanah Jawa, terus digelar hingga sepekan.

Dalam upacara tersebut, hadir anggota FKPD se Kabupaten Grobogan, Camat se Kabupaten Grobogan, dan juga para pelajar se Purwodadi. Dalam upacara tersebut juga didendangkan lagu Mars Grobogan karya almarhum Nur Syahid.

Dalam upacara tersebut, Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni menyampaikan pentingnya mengubah tatanan pelayanan lebih prima lagi kepada masyarakat. Menurut Sri Sumarni, perjalanan Kabupaten Grobogan sampai di tahun 2018 ini telah banyak prestasi yang sangat membanggakan. Antara lain, perolehan rekor MURI pada pemecahan tempe terbesar, penghargaan Kabupaten Layak Anak, penghargaan KASN, dan sejumlah penghargaan lainnya yang menjadikan kabupaten ini semakin dikenal di luar Grobogan.

“Saya berharap dengan adanya prestasi ini tidak langsung merasa cepat puas. Karena tantangan ke depan dirasa semakin berat. Oleh karena itu, kerja keras dari berbagai pihak sangat dibutuhkan guna meningkatkan prestasi Kabupaten Grobogan di tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang,” papar orang nomor satu di Kabupaten Grobogan ini.

Usai upacara, Bupati bersama FKPD dan kepala SKPD berziarah ke makam leluhur Kabupaten Grobogan, yakni makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo.

“Ziarah ke makam leluhur merupakan tradisi untuk menghormati para pahlawan kita di masa lalu. Dan ini juga dilakukan dalam rangka mempertahankan tradisi yang ada,” kata Bupati.

Sehari sebelum diadakan upacara,Minggu (4/2) yang bertepatan dengan HUT Grobogan diadakan malam tirakatan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Agus Siswanto SSos yang berkesempatan menerima tumpeng dari Bupati sebagai simbol kerja bersama dalam membangun kabupaten Grobogan sampai detik ini.

Selain itu, juga telah dilaksanakan Grobogan Khotmil Qur’an dan Boyong Grobog sebagai rangkaian acara HUT Grobogan.

“Pada tanggal 7-9 Maret nanti akan ada pasar rakyat di Alun-alun diselenggarakan oleh Disperindag,” kata Mulyoto, Kasubbag Humas Grobogan.

Bupati Grobogan Sri Sumai meminta agar momentum Hari Ulang Tahun ke- 292 ini dijadikan sarana untuk berbenah. Yakni, membenahi semua kekurangan yang masih terlihat pada tahun-tahun sebelumnya.

Khususnya, dalam masalah memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Hal itu ditegaskan bupati saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT Grobogan di alun-alun, Senin (5/3/2018).

”Dalam usianya yang hampir tiga abad ini, sudah banyak prestasi yang dicapai Kabupaten Grobogan. Baik di kancah Jawa Tengah maupun nasional. Hal itu tentunya dinilai cukup membanggakan,” kata Sri.

Meski demikian, Sri meminta agar semua prestasi yang sudah diraih itu tidak membuat semua pihak puas diri. Sebab, tantangan kedepan dirasa bakal semakin berat. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak agar prestasi yang diraih Kabupaten Grobogan bisa meningkat lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selepas upacara, bupati bersama pimpinan FKPD dan pejabat setempat melakukan ritual ziarah ke makam tokoh-tokoh yang ada di Grobogan. Antara lain, makam Bupati Grobogan pertama Pangeran Puger di Kecamatan Grobogan. Kemudian, makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo di Kecamatan Tawangharjo serta makam Ki Ageng Getas Pendowo di Kelurahan Kuripan, Purwodadi.

”Ziarah makam para leluhur Kabupaten Grobogan sudah menjadi tradisi dalam setiap peringatan Hari Jadi. Tujuan dari ziarah ini adalah untuk mempertahankan tradisi dan menghormati jasa-jasa perjuangan waktu dulu,” cetus Sri Sumarni.

Sebelumnya, rangkaian acara menyambut hari jadi ini juga sudah dilakukan. Diantaranya, jalan sehat, khotmil Quran dan malam tirakatan yang digelar di pendopo kabupaten. Kemudian, dua hari sebelum upacara juga dilangsungkan prosesi adat boyong grobog di Kecamatan Grobogan.

Beragam acara lainnya juga sudah disiapkan Pemkab Grobogan untuk menyemarakkan HUT tersebut. Antara lain, parade seni dan budaya, pentas musik dan kesenian tradisional wayang kulit serta beberapa acara lainnya.(agung-Mj)