CILACAP- mediajateng.net

Persibat mulai bangkit untuk menghadapi sang puncak klasemen PSCS Cilacap pada Rabu (3/5/2017) sore, setelah akhir pekan lalu mengalami kekalahan dengan Persip Pekalongan.

Para pemain, pelatih dan jajaran official datang ke Cilacap Jawa Tengah untuk melakukan sejumlah persiapan pada Senin (1/5/2017). Adapun, Selasa kemarin (2/5/2017) mereka langsung mencoba rumput Stadion Wijaya Kusuma markas dari PSCS Cilacap.

Tim Persibat harus lebih awal berangkat di Cilacap dikarenakan waktu yang sangat mepet pasca pertandingan melawan Persip Pekalongan.

Persibat hanya diberi waktu 2 hari untuk kembali memulihkan stamina pemain dan harus benar-benar siap bertanding. Dalam hal ini, Persibat Batang akan melawan klub yang sampai sekarang belum dapat terkalahkan dan menempati posisi kedua di grup 3 Liga 2 Indonesia.

Sebagaimana diketahui, PSCS bukanlah lawan yang sembarangan selain mempunyai komposisi pemain yang baik, mereka juga mempunyai prestasi cemerlang.

Pada tahun lalu di gelaran Indonesia Super Championship B PSCS sebagai juara yang mengalahkan PSS Sleman dibabak final yang diselenggarakan di Jepara.

Pelatih Persibat Batang Lukas Tumbuan berharap anak asuhnya bermain dengan baik pada pertandingan setidaknya dapat mencuri point.

“Intinya kami siap bertanding dan kami berusaha untuk dapat mencuri point pada pertandingan nanti” terang Lukas.

Dalam grup 3 yang disebut sebagai grup neraka ini mempunyai persaingan yang sangat ketat. Klub yang ada di dalamnya adalah klub yang sangat diperhitungkan dalam gelaran Liga 2, antara lain Persijap, PSCS, PSS, Persibas, Persip, Persibangga, PSGC. Namun demikian, Persibat bukan lah tim yang dapat diremehkan.

Jika Persibat dapat mengalahkan PSCS itu akan menjadi modal besar dalam pertandingan melawan PSS Sleman pada pekan depan. (MJ-303)