Semarang – mediajateng.net

Hari anak nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2017 mengingatkan bahwa setiap anak memiliki hak untuk bahagia dan bersenang – senang. Paham akan dunia anak, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang, hari ini membuka sepenuhnya akses Stasiun Tawang untuk didatangi puluhan anak yatim piatu dari Yayasan Al-Kahfi dan TK YWKA, pada hari Senin ( 24/7). Paham akan dunia anak – anak yang penuh keceriaan, mereka pun diajak berkenalan dengan kereta api, mulai dari masinis , kondektur , teknisi, hingga cara memperoleh tiket.

“Dibalik keceriaan mereka bermain di area Stasiun Tawang, kami memberikan edukasi tetang kereta api, serta menanamkan rasa cinta dan kepedulian kereta api sejak usia dini. Responnya sangat luar biasa, mereka sudah hafal apa saja komponen penting di sektor transportasi kereta. PR terpenting adalah memberikan sosialisasi pentingnya keselamatan dalam perjalanan kereta api. “ demikian penjelasan Deputy Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Tamsil Nurhamedi

Demi mendekatkan kecintaan anak – anak terhadap dunia kereta api, PT Kereta Api Daerah Operasi 4 Semarang, kini juga tengah memikirkan untuk melakukan penambahan area bermain bagi anak – anak. Sementara ini, fasilitas publik yang tersedia terutama di Stasiun Tawang masih terbatas, hanya menyediakan akses untuk mengabadikan foto saja.

“Belum ada fasilitas publik yang memungkinkan anak untuk bermain.” aku Tamsil

Dengan terbukanya akses anak – anak dengan dengan dunia kereta api banyak memberikan manfaat anak – anak dalam belajar.

“Mempermudah kami dalam hal memberikan materi – materi pembelajaran, tidak terbatas hanya dari buku.” tutup Ade Suartini, guru dari TK YWKA Semarang. (MJ-202)