SEMARANG, Mediajateng.net, – Universitas Semarang ( USM) menggelar diskusi panel dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda. Diskusi ini menghadirkan Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Dr H Muladi SH, Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi SE MM, dan Wakil Gubernur Akpol yang sekaligus Alumni Magister Hukum USM Brigjend Polisi Drs Agus Salim MH.

Diskusi panel dengan tema “Makna Sumpah Pemuda dalam Wawasan kebangsaan” ini  merupakan rangkaian dari peresmian Gedung Parkir II USM dan panitai menyiapkan door prize menarik seperti HP, e money dan lain-lain.

Gedung parkir baru 7 lantai yang dilengkapi dengan food court ini akan diresmikan pada 28 Oktober sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan menggelar diskusi panel.

Ketua pembangunan gedung parkir II USM, Ir H Soeharsojo IPU mengatakan bahwa gedung parkir berkapasitas 1.800 sepeda motor ini nantinya dilengkapi dengan ruang diskusi, wifi, kantin serta taman.

Sementara Ketua pembina Yayasan Alumni Undip Prof Muladi mengatakan, diskusi panel ini digelar dengan mengundang Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) dan Badan Legislatif/ Dewan Mahasiswa   Se-kota Semarang dan mahasiswa USM agar generasi muda  memiliki rasa nasionalisme yang kuat.

Sebagian generasi muda di era milenial saat ini terjebak pada jargon globalisasi namun mengesampingkan nasionalisme, untuk itu perlu dipupuk rasa nasionalismenya.

Ada golongan yang berlebihan dalam mensikapi globalisasi, namun ada juga yang apatis terhadap globalisasi hanya dipandang sebelah mata tanpa mau tau dengan adanya kemajuan teknologi.

“Globalisasi bukan pilihan semata, namun harus menjadikan globalisasi sebagai bahan pembangunan nasional , kita ambil manfaatnya dan tingkatkan rasa nasionalisme walaupun di era global dan memahami filosofi ideologi Pancasila” ungkap Muladi.

“Ideologi Pancasila sebagai tempat perlindungan ketika mengalami bahaya nasionalisme karena negara Indosensia ini dibentuk dengan proses sejarah yang sangat panjang dengan landasan filosofi yang kuat” tambahnya. (ot/mj)