Semarang – mediajateng.net

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng berhasil menangkap 2 orang pengedar ganja lintas pulau yang dikendalikan melalui Lembaga Prmasyarakatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Dalam penangkapan di Kantor Pos Semarang Jalan Imam Barjo, petugas berhasil mengamankan barang bukti 20 bungkus ganja seberat 10,68 Kg yang diselipkan di dalam kopi Gayo.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Brigjen Pol Tri Agus Heru P mengatakan penangkapan teraebut dilakukan jajaranya pada hari Senin (9/10) sekira pukul 08.00 di Kantor Pos Jalan Imam Barjo Semarang. Saat ditangkap ke dua pelaku bernama Muh Sadam Husein (29) warga Ds Keling Kecamatan Kepunh, Kabupaten Kediri dan Suriyanto (25) warga Ds Morotankek, kec Singisari, Kab Malang sedang di dalam sebuah taxi sambik membawa tas yang berisi ganja.

” sebelum kami tangkap di kantor Pos jajaran kami sudah mengawasi alamat di sebuah salon kecantikan Jalan Mayjen Sutoyo (Kp Kali) yang merupakan alamat tujuan barang. Penerimanya atas nama Rosdiana Ikawati yang diduga sengaja dipalsukan untuk mengelabuhi perugas,”ungka Brgijen Tri Agus dalam rilisnya di kantor BNNP Jateng, Kamis (12/10).

Lanjut Tri Agus, dari penelusuran petugas tenryata pengirim barang berasal oleh seseorang bernama Irwandi warga Takengon, Aceh melalui kantor Pos Lhokseumawe. Dari pengakuan keduanya barang tersebut merupakan pesanan dari Agus Santosa yang saat ini masih mendekam di Lapas Porong Sidoarjo. Saat petugas BNNP Jateng menyambangi Lapas Porong Sidoarjo Agus mennyebut bahwa dirinya memesan dari Teuku Wan yang selanjutnya akan dikirin ke Bali kepada seorang bernama Ketut yang saat ini masih didalami petugas0

Sementara itu dari keterangan Muhamad Sadm Husein mengatakan bahwa dirinya mengetahui barang yang diambil di kantor pos adalah ganja dari aceh. Sadam mau mengambilkan lantaran teegiur upah yang dijanjikan oleh Agus walaupun jumlah ya belum disepakati.

” Kami bertiga saling kenal saat sama sama menjalani hukuman di Lapas Malang. Jadi saya belum ada deal masalah kesepakatan harga, karena sudah saling kenal,”jelas Sadam

Sebelumnya Sadam dan Surianto berangkat dari Kediri pada hari minggu (8/11) menggunakan bus, sesampainya di Semarang mereka nerdua langsung menuju kantor Pos Semarang di Jalan Imam Barjo. Sadam sendiri sebelumnya ditahan atas kasus penadahan hasil curian sedangkan Surianto mendekam di tahanan atas kasus Penganiayaan berat. (MJ-303)