Ada Ribuan Aduan, Call Center 0800-1503-888 Jadi Andalan PDAM

0

Semarang, Mediajateng.net, –

Tidak hanya mengeruk pendapatan dari pelanggan, namun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal, juga siapkan langkah taktis penyaluran aduan warga Kota Semarang.

Saat ini, ada ribuan aduan disampaikan pelanggan ke perusahaan daerah milik Pemkot Semarang.

Guna percepat sasaran penyampaian keluhan, PDAM Tirta Moedal Semarang sebagai perusahaan milik Kota Semarang, meluncurkan pelayanan call center bebas pulsa untuk aduan pelanggan, yakni ke saluran telepon dengan nomor 0800-1503-888. Call center layanan aduan ini untuk mempercepat penanganan karena selama ini sebagian besar para pelanggan melaporkan pengaduan melalui kantor cabang terdekat.

Demikian disampaikan Direktur Umum PDAM Tirta Moedal, Farchan Hilmie, didampingi Humas PDAM Joko Purwanto saat jumpa pers kepada wartawan di Kota Semarang, Jumat (31/1).

Menurutnya, jumlah pengaduan pelanggan kepada layanan PDAM saat ini rata-rata 150 aduan per harinya. Diharapkan dengan adanya layanan call center aduan ini, PDAM bisa meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan.

“Ditotal tiap bulan ada ribuan pengaduan,” katanya.

“Maka kami luncurkan call center bebas pulsa mulai 1 Februari 2020. Saluran pengaduan satu pintu, jadi laporan cepat tertangani. Dan satu lagi, pelanggan sudah tidak lagi dibebani biaya pulsa,” ujarnya.

Selain melalui call center, Farhan menambahkan,  saluran aduan pelanggan juga bisa melalui media sosial berupa Instagram, Whatsapl, dan Facebook. Paling banyak isi aduan pelanggan terhadap layanan ke PDAM seperti gangguan teknis dan administratif.

“Syaratnya pelanggan menyebutkan nomor pelanggan, nomor telepon dan alamat tempat tinggal. Sehingga aduan yang masuk langsung ditangani. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,” katanya.

Dikatakan Farchan, untuk lamanya waktu penanganan petugas, jika terjadi pada jaringan air ukuran pipa besar maksimal selama dua hari. Sedangkan untuk ukuran pipa kecil bisa dikerjakan hanya satu hari.

“Penanganan lain seperti ganti meteran, dan yang bisa dikerjakan seketika itu juga harus bisa diselesaikan tidak menunggu hari berikutnya,” ujarnya.

Adapun untuk jumlah tim yang dikerahkan PDAM, lanjut dia, sekitar 20-an armada. Di kantor pusat ada 14 armada dan satu di masing-masing cabang. Dengan personel 4 orang di tiap armadanya.

“Ke depan sistem layanan kami dari waktu ke waktu akan dievaluasi. Dan sudah menjadi komitmen kami untuk meningkatkan pelayanan. Ke depan kami akan canangkan semua berbasis teknologi informasi (IT), baik di jajaran manajemen maupun untuk layanan pengaduan pelanggan,” pungkasnya.(ot/mj)