Semarang, Mediajateng.net, – PT Rudensia Jayaraya meluncurkan perumahan Grand Rudensia dan Villa Rudensia dengan konsep “rumah anti mati listrik” sebagai solusi banyaknya keluhan masyarakat ketika listrik di rumah mereka sering mengalami pemadaman.

Owner PT Rudensia Jayaraya, Kisworo Rudiyanto, SH mengatakan, konsep rumah tersebut sengaja dikembangkan setelah sukses mengembangkan Perumahan Bukit Rudensia. Menurutnya, total lahan yang disiapkan untuk dua jenis perumahan tersebut yakni sekitar 2,6 hektare.

“Saya kira konsep rumah tanpa gangguan listrik baru pertama kali ada di Semarang. Dari awal kita bangun banyak respon dari masyarakat. Bahkan kalangan mahasiswa ada yang sudah beli karena lokasinya dekat Undip Tembalang,” ujarnya ketika ditemui wartawan di lokasi pembangunan perumahan Grand Rudensia, Selasa (18/12).

Pria yang akrab disapa Rudy ini menjelaskan, untuk Villa Rudensia dijual mulai harga Rp500 juta dengan dua jenis tipe yakni tipe 77 dan 80 luas tanah 90 meter persegi dan tipe 123 dengan luas tanah 123 meter persegi. Sementara untuk jenis tersebut pihaknya baru menyediakan 11 unit dan sudah terjual tiga unit.

“Sudah laku 40 unit untuk Grand Rudensia dari 119 unit setelah kami launching tiga bulan, dari 21 awal launching paling banyak terjual dengan 19 unit. Rumah bertipe 30 dan 36 dengan luas tanah 60 meter persegi, dilengkapi dengan genset, jadi anti mati listrik dengan harga Rp 200 jutaan,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan pada tahun depan seluruh unit bisa terjual habis. Pembayaran bisa dilakukan dengan cara cash keras, cash tempo maupun kredit kepemilikan rumah (KPR).

“Untuk air di area tersebut menggunakan artetis dan diberikan fasilitas wifi gratis. Area perumahan tersebut masih alami dan terdapat sungai kecil dengan air yang belum tercemar,” tandasnya.ot/mj