Semarang-mediajateng

Badan Narkotika Nasional Provinsi Jateng berhasil menggagalkan dan menangkap 4 orang pengedar Narkoba Jenis Sabu Jaringan Internasional Nigeria seberat 1 Kg selaiin menyita sabu petugas juga mengamankan barang bukti berupa 558 ekstasi, 17 emas batangan, 1 cincin emas dan 6 buah telpon genggam.

Empat tersangka yang ditangkap adalah Setyo Wibowo alias Dito (32) Modita DS (26) (Pacar Setyo Wibowo), Fendy Suryo(26)dan seorang Napi Lapas Nusakabangan bernama Sutrisno (56). Merka ini mendapat sabu dari seorang warga Niheria yang dahulu pernah satu ruangan denan Sutrisno pada saat menjalani hukuman pada tahun 2014.

Dari keterangan Kepala BNNP Jateng Brigjen Tri Agus Heru P mengatakan pengungkapan itu bermula pada hari Jum’at (27/1) ada informasi yang mengatakan seorang Napi Nuskambangan memesan Sabu dari Nigeria yang akan dibawa oleh seorang kurir dari jakarta ke Surakartaz menggunkan kereta api

” pada senin 30/1 sekira pukul 15 Badan Narkotika Nasional seorang diduga kurir terpantau melakukan transaksi Narkotija di wikayah kelapa gading menuju stasiun gambir. Esoknya selasa 31/1 dua orang turun dari kereta di solo bapalan dan 1 kurir dari surakarta ditangkap,” ungkap Tri Agus saat rilis kasus rabu (1/2).

Petugas Badan Narkotika Nasional sempat memberikan tembakan peringatan karena salah satu terduga kurir Narkoba akan melarikan diri saat dusergap.

Dari penyergapan itu disita sabu 1 kg kualitas bagus. Sabu tersebut dikemas dalam pembunhkus teh Cina waena biru bergambar panda. Petugas lantas melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah Fendy di perum Bumi Wonorejo Gondangrejo, Karanganyar dan ditemukan eksatasu hijau dan merah muda sebanyak 588 butir dan timbangan digital

Dari pemeriksaan ketiga tersangka yang ditangkap di stasiun blapan merka mengaku dikendalikan oleh Napi Nusakambangan bernama Sutrisno alias Pak Tris ( MJ-303)