Grobogan,Mediajateng.net-Satlantas Polres Grobogan bekerjasama dengan dinas perhubungan melakukan pengecatan truk-truk yang sedang melaksanakan uji KIR dengan menggunakan cat.

Namun tak sekadar menyemprot cat, cat itu disemportkan membentuk tulisan “Dilarang Mengangkut Penumpang. Karena sesuai UU yang mengatur tentang lalu lintas dan angkutan jalan, kendaraan bak terbuka memang dilarang untuk digunakan mengangkut penumpang.

Tak hanya disemprot cat, tak lupa polisi juga memeriksa dokumen kelengkapan, seperti SIM dan STNK. “Langkah ini dilakukan bertujuan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa dari orang yang menumpang kendaraan bak terbuka,” kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa melalui Kanit Turjawali IPDA Affandi, Sabtu (14/1/2017)

Menurut dia, hingga saat ini masih banyak sopir yang bendel dengan mengangkut penumpang menggunakan kendaraan bak terbuka. Padahal selain melanggar aturan, tindakan itu sangat membahayakan penumpang.

Perhatian terhadap kendaraan bak terbuka itu memang jadi salah satu perhatian utama dalam menekan angka kecelakaan. Karena kebiasaan di daerah pedesaan di wilayah Grobogan, kendaraan bak terbuka masih jadi sarana untuk mengangkut orang.

Langkah membuat tulisan di bak kendaraan merupakan salah satu upaya menciptakan keamanan dan ketertiban d ijalan raya. Serta melakukan langkah konkret dalam mewujudkan pembinaan fungsi satlantas guna menciptakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban serta kelancaran dalam berlalu lintas.

“Selain berbahaya, kebiasaan itu melanggar pasal 303 UU Nomor 22 Tahun 2009, tentang kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya. Untuk itu, kami mengimbau pada semua sopir truk atau kendaraan terbuka lainnya agar tidak mengangkut penumpang,” tegasnya.(MJ-070)

Comments are closed.