Semarang, Mediajateng.net – Petugas unit Resmob Polrestabes Semarang yang dipimpin oleh Aiptu Janadi berhasil menangkap pelaku pengancaman teror bom di pusat perbelanjaan Java Mall di Jalan MT Haryono no 992-994 Semarang. Pelaku yang ditangkap di Kudus ini sudah melakukan teror yang meresahkan ini sebanyak empat kali dalam kurun empat bulan.

Pelaku, Nurwan Dwiyantoro (48), saat ditangkap masih berada di dalam rumahnya di kawasan Desa Banget Rt 02 Rw 01 Kel Banget, Kaliwungu, Kabupaten Kudus pada hari Senin (12/12) sekira pukul 03.00 Wib.

Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji mengungkapakan bahwa perbuatan meneror bom di Java Mall Dept Store ini sudah dilakukan dari bulan September hingga Desember 2016. Terkahir pelaku ini melakukan pada tanggal (6/12) sekira pukuk 12.44 wib.

“Saat itu resepsionis Java Mall  mendapat telpon dari seorang laki laki yang menyebutkan “awas disitu saya pasang bom, 1 menit lagi akan meledak” dari  nomor telpon 082135731407. Saat itu juga unit Resmob langsung melakukan penyidikan dan diketahui alamat peneror nerada di wilayah Kudus,” ungkap Abiyoso.

Sementara pelaku peneror bom di hadapan Kapolrestabes Semarang mengatakan kalau dirinya mendapat nomer telpon resepsionis dari nomor penerangan 108. Sedangkan saat ditanya motif peneroran pelaku hanya menjawab singkat, bahwa ini sebenarnya tidak ada kaitanya dengan java mall.

“Saya jengkel dengan ayah saya lantaran tidak memberikan jatah bulanan yang biasanya diberikan, untuk melampiaskan kejengkelan. Saya telpon aja java mall, kebetulan dulu rumah saya dibelakang mall itu,” Ujar Nurwan singkat.

Pada kesempatan itu Nurwan mengaku menyesal dan meminta maaf kepada masyarakat jika perbuatanya meresahkan. Hal yang sama juga dilakukan oleh Sulasmi istri dari Nurman yang meminta maaf kepada owner Java Mall Iwan untuk dapat memaafkan suaminya.

Pelaku ini dijerat dengan Pasal 6 UU RI No.15 tahun 2003 tentang pemberantasan Terorisme dengan ancama hukuman 20 tahun Penjara. Namun dari  keterangan penyidik bahwa Nurwan Dwiyantoro ini masih menjalani rawat jalan terkait gangguan jiwa. Untuk sementara pelaku ini tetap dilakukan penyidikan di Mapolrestabes Semarang. (MJ-303)

1 KOMENTAR

Comments are closed.