Pendidikan Karakter Untuk Siswa Sekolah Dasar

Oleh : Laspitarini Rahmawati, S.Pd*)

Mediajateng.net – Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Pada dasarnya setiap manusia, sepanjang hidupnya akan mengalami proses Pendidikan baik Pendidikan formal maupun Pendidikan informal.

Proses Pendidikan formal di sekolah, cenderung lebih mementingkan aspek kognitif daripada aspek psikomotorik dan afektif. Diera pembelajaran dengan Kurikulum 2013, masih banyak dijumpai guru – guru di Sekolah Dasar, yang belum menanamkan Pendidikan karakter kepada peserta didiknya. Guru hanya melihat kemampuan seorang anak dari nilai – nilai yang diperoleh oleh peserta didiknya sebagai tolak ukur dari pembelajaran yang telah dilakukan. Denga kata lain Pendidikan karakter belum ditanamkan pada peserta didik di jenjang Sekolah Dasar dengan maksimal.

Menurut T. Ramli Pendidikan Karakter adalah pendidikan yang mengedepankan esensi dan makna terhadap moral dan akhlak sehingga hal tersebut akan mampu membentuk pribadi peserta didik yang baik. Kepribadian yang baik dari diri peserta didik sangat dibutuhkan oleh peserta didik tersebut untuk menjalani kehidupannya, agar mereka tidak salah mengambil sebuah keputusan di masa yang akan datang. Daniel Goleman telah menjelaskan bahwa kecerdasan emosional dan sosial di dalam kehidupan dibutuhkan 80 %, sedangkan kecerdasan intelektual hanya 20 % saja. Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan sosial lebih dibutuhkan oleh peserta didik daripada kecerdasan intelektual. Oleh karena itu sudah selayaknya kita sebagai guru Sekolah Dasar harus mulai menanampak Pendidikan karakter kepada peserta didik kita.

Tidak sedikit pilar karakter yang harus ditanamkan kepada anak – anak penerus bangsa, seperti kejujuran, keadilan, religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas, dan masih banyak pilar – pilar karakter yang perlu ditanamkan pada peserta didik Sekolah Dasar. Kejujuran merupakan hal yang sangat penting dan sangat utama yang harus ditanamkan kepada diri seorang anak sejak dini, karena kejujuran merupakan benteng dari semua hal. Nilai kejujuran berkaitan erat dengan nilai religius. Keadilan juga merupakan salah satu nilai karakter yang perlu ditanamkan kepada diri seorang anak sejak dini, dengan harapan kelak anak tersebut dapat berperilaku adil kepada semua orang dan juga berperilaku adil kepada alam semesta.

Semoga dengan diterapkannya Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar, semua potensi kecerdasan peserta didik akan berdasarkan pada karakter yang bisa membawa peserta didik menjadi seseorang yang dapat diandalkan untuk menjadi penerus bangsa, dan dapat menjadikan Negara Indonesia ini menjadi negara yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, serta bebas dari masalah – masalah kejahatan yang lainnya.

Dengan kuatnya Pendidikan karakter di Indonesia, diharapkan kelak Bangsa Indoesia akan menjadi Bangsa yang tangguh, kuat dan beradab. Oleh karena itu mari kita terapkan Pendidikan karakter kepada peserta didik kita. Meskipun mendidik karakter tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun dengan niat dan tekad yang kuat, disertai dengan usaha yang ikhlas pasti akan membuahkan hasil yang manis. (MJ/50)

*)Laspitarini Rahmawati, S.Pd
Pendidik SD Negeri Metawana, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah