Purbalingga – mediajateng.net

Pendaki Gunung Slamet bernama Makhfud (18), warga Desa Kreman, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal yang jatuh dan masuk jurang, akhirnya berhasil dievakuasi tim SAR. Korban dievakuasi melalui pos pendakian Bambangan, Kecamatan Karangreja Purbalingga, Senin (10/7).

Kapolsek Karangreja AKP Jadiman mengatakan, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan sampai di Pos Bambangan Kecamatan Karangreja, Purbalingga sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban mengalami luka di kepala dan kakinya akibat benturan saat jatuh ke jurang. Kondisi korban setengah sadar akibat kejadian tersebut. Selanjutnya korban langsung dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk mendapatkan perawatan.

“Karena mengalami luka yang cukup serius, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga untuk penanganan yang lebih intensif,” jelas kapolsek.

Sementara itu, Komandan SAR Purbalingga Arif Wahyudi mengatakan bahwa korban berhasil dievakuasi dari jurang sedalam kurang lebih 20 meter. Korban sebelumnya diketahui mendaki beserta enam orang rekannya melalui Pos Bambangan pada Sabtu (8/7).

Setelah sampai puncak, saat hendak turun pada Minggu (9/7) pagi korban terjatuh ke jurang. Rekan-rekan korban lalu memberikan informasi tersebut kepada tim SAR yang ada di Posko Bambangan.

” Mendapati laporan, Tim SAR langsung mendatangi lokasi, namun korban baru dievakuasi Senin pagi akibat cuaca yang tidak mendukung dan Medan yang cukup terjal,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan pendaki tersebut masih berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Goeteng Tarunadibrata, Purbalingga. (MJ-303)