Petugas Polsek Tanggungharjo bersama warga di lokasi kejadian

GROBOGAN, mediajateng.net – Seorang penambang liar tewas tertimmpa longsoran bebatuan dari lokasi galian C di Tugulasi Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Sabtu (21/9) pagi

 

Identitas korban diketahui yakni Sukaimi (61), warga Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.

 

Berdasarkan informasi, sebelum musibah tragis tersebut terjadi, korban bersama beberapa rekannya tengah fokus menggali material tanah dan bebatuan secara manual di lokasi galian C milik PT. Seman Grobogan.

 

Menurut rekan korban, Ariana (38), tiba-tiba mendengar suara tanah longsor, ketika melihat ke asal suara longsoran tersebut, Ariana melihat separo tubuh korban sudah tertimbun tanah dan bebatuan.

 

Ariana kemudian memanggil Arif Huda (32) guna membantu mengevakuasi korban ke rumah korban. Sesampainya di rumah, keluarga korban menghubungi bidan desa guna melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tersebut korban dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Kapolsek Tanggungharjo, AKP Darmono membenarkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, pihaknya mengatakan kasus kecelakaan kerja tersebut sudah ditangani pihak Polsek Tanggungharjo.

 

“Sebenarnya, penggalian tambang manual di Desa Mrisi sebetulnya sudah dilarang Muspika Tanggungharjo juga pemilik lahan yakni PT. Semen Grobogan. Bahkan, sudah ada plang larangan untuk melakukan kegiatan penggalian di lokasi tersebut, namun masih ada warga yang nekat melakukan dan tadi sudah ada korban yang mengalami laka kerja di lahan milik PT Semen Grobogan ini,” ujar AKP Darmono.

 

Ditambahkan AKP Darmono, rencana ke depan tempat penggalian tambang manual ini akan ditutup dan dialihkan ke tempat penambangan yang baru dan aman. Yakni di Kampung Polengan, Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo. (Ag-MJ)