Grobogan, Mediajateng.net- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, pihaknya akan serius membantu untuk mempopulerkan olahraga gulat kepada masyarakat. Hal itu disampaikannya pada saat pembukaan Kejurnas Gulat Senior U-23 di GOR Krida Bakti Simpang Lima, Kamis (6/12/2018).

Menurut orang nomor satu di Jateng ini, perkenalan olahraga gulat tersebut dilakukan dengan harapan warga akan tertarik dan giat berlatih. “Mereka itu nantinya harus direkrut dan terus dibina agar mampu meraih prestasi. Tidak hanya di tingkat nasional saja tetapi juga sampai di internasional,” papar suami dari Siti Atikoh ini.

Menurut pria asal Karanganyar tersebut, penggalian potensi atlet jangan hanya dilihat dari asal daerahnya saja. Ia mencontohkan, Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing asal Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Ia mengakui, prestasi Aries secara mengejutkan mampu sukses di tingkat Internasional.

“Area tidak bisa menentukan. Kalau muncul atlet di kota-kota besar itu sudah biasa. Sebab sarana dan prasaranasudah pasti tersedia. Nah, kalau menemukan di pelosok ini yang luar biasa. Panjat tebing saja dari sini (Grobogan-red),” kata alumnus Universitas Gajah Mada Jogjakarta tersebut.

Terkait penyelenggaraan Kejurnas Gulat Senior U-23 di Kabupaten Grobogan, Ganjar merespon baik. Kegiatan pembinaan atlet, kata dia, harus dilakukan dengan maksud untuk mengukur kualitas diri.

“Ini sebagai persiapan PGSI untuk Asian Games 2022. Jauh-jauh hari sudah dipersiapkan, nantinya akan terlihat atlet-atlet yang benar-benar siap. Untuk itu, Pemprov Jateng akan serius membantu mempopulerkan olahraga Gulat ini kepada masyarakat,” katanya.

Usai memberikan sambutan, Ganjar didaulat memukul gong tanda dimulainya Kejurnas Gulat Senior U-23. Usai pemukulan gong, Ganjar berkesempatan melihat pertandingan pertama ajang gulat tersebut.

Sementara itu, Ketua PGSI Grobogan Moch Soemarsono menyatakan, sebanyak tujuh atlet gulat dari Kabupaten Grobogan ikut dalam Kejurnas Gulat Senior U-23 ini. Dari tujuh atlet tersebut, tiga diantaranya atlet putri sementara empat lainnya atlet putra.

“Pada kejurnas ini, ada lima kelas yang dipertandingkan, antaralain kelas 50 kg dan 57 kg gaya bebas putra, kelas 48 kg dan 50 kg gaya bebas putri, serta kelas 54 kg gaya grego romawi. Kejurnas ini akan berakhir pada tanggal 9 Desember 2018,” papar Soemarsono.

Selain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, acara pembukaan Kejurnas Gulat Senior U-23 ini dihadiri Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni yang didampingi FKPD Grobogan, Pengurus Pusat PGSI, Ketua PGSI Jateng, serta Kepala OPD Kabupaten Grobogan. Acara dibuka dengan penampilan marching band yang disusul dengan tarian orang sawah dan purwodadi fashion carnival. (Ag-Mj)